Menu

Mode Gelap
Al Uswah Surabaya Bagikan 2.700 Paket Daging Kurban Iduladha Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting Panduan Lengkap Tambah PTK Dapodik 2026 Lowongan Guru Terbaru di SMP PGRI 1 Surabaya Idul Adha 1447 H: Yayasan Ar Rahmah Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing Harga Terbaru Samsung A37 dan A57 Mei 2026, Spesifikasi dan Harga

Berita Terkini

Keluarga Korban Kembalikan Santunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Hanya Ingin Rida Kiai-Guru

badge-check


					Keluarga Korban Kembalikan Santunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Hanya Ingin Rida Kiai-Guru Perbesar

KLIKMOJOK, SIDOARJO – Duka masih menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pasca musibah runtuhnya musala pada Senin (29/9/2025). Sebagai bentuk kepedulian, pihak pesantren menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Santunan itu disampaikan kepada keluarga almarhum Muhammad Sholeh bin Abdurrahman (22), santri asal Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang meninggal dunia akibat musibah tersebut.

KHR Muhammad Ubaidillah Mujib, salah satu Dewan Pengasuh Ponpes Al-Khoziny, menyerahkan santunan berupa uang tunai secara langsung. Ia menyampaikan bahwa pemberian ini adalah wujud rasa duka cita sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Kami turut berbelasungkawa. Semoga almarhum Sholeh wafat dalam keadaan husnul khatimah, karena berpulang ketika sedang salat dan berstatus penuntut ilmu,” tutur kiai yang akrab disapa Kiai Mamad, Rabu (1/10/2025).

Namun, usai menerima santunan duka dan biaya kargo pemulangan jenazah, Abdul Fattah, kakak kandung korban, justru mengembalikannya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian pihak pesantren. Tapi kami memilih tidak menerima santunan itu. Kami hanya ingin ridanya kiai dan guru di pesantren. Semoga doa dan rida beliau menjadi keberkahan bagi almarhum serta keluarga kami yang ditinggalkan,” ungkap Abdul Fattah dengan penuh keikhlasan.

Peristiwa ini menggambarkan betapa tulusnya hubungan antara santri, keluarga, dan pesantren. Keluarga berharap almarhum husnul khatimah, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi ujian ini.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi korban reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny. Berdasarkan data terakhir, 120 santri telah berhasil diselamatkan. Tiga santri tercatat wafat, yakni Maulana Alfian Ibrahim (Surabaya), Mochammad Mashudulhaq (Surabaya), dan Muhammad Sholeh (Bangka Belitung).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ribuan Murid SD dan SMP Raih Nilai TKA Sempurna di Bahasa Indonesia

26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Terkini