KlikMojok.com – Eliano Reijnders, bintang Timnas Indonesia, kembali menunjukkan performa gacornya bersama Persib Bandung saat melibas Arema FC di kandangnya sendiri. Goks!
Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang pada Senin (22/9/2025) itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Persib Bandung. Tapi yang bikin salfok, Eliano Reijnders ini fleksibel banget!

Di laga sebelumnya, coach Bojan Hodak memasang Eliano sebagai gelandang serang. Nah, kali ini doi diplot jadi bek kiri. Udah gitu, pas Frans Putros kena kartu merah di menit ke-63, Eliano langsung switch jadi bek kanan. Gokil abis! Bahkan, pas Hodak nerapin formasi lima bek, Eliano balik lagi jadi full back kiri. Multitalenta banget, kan?
Baca juga: Arema FC Vs Persib 1-2: Alasan Hodak Tunjuk Beckham Putra Jadi Kapten
Fleksibilitas Eliano Reijnders inilah yang bikin Bojan Hodak kesengsem. Menurutnya, Eliano selalu tampil oke di posisi manapun. Pemain jebolan Eredivisie Belanda ini emang pinter banget adaptasi sama peran yang dikasih pelatih.
“Waktu kita datengin dia, kita udah tau Eliano bisa main di banyak posisi. Emang sih, kalo jadi stopper kayaknya nggak bisa, tapi selain itu, dia oke aja,” kata Hodak.
“Di posisi bek kiri, dia mainnya bagus banget dan tanggung jawab dalam bertahan. Itu alasannya dan dia ngelakuinnya dengan baik,” lanjutnya.
Baca juga: Takluk dari Persib di Kandang, Marcos Santos Beberkan Sebab Arema Kalah Dramatis
Kondisi Prima Eliano Berkat Pramusim Bagus di PEC Zwolle
Persib emang gercep banget menebus Eliano Reijnders dari PEC Zwolle di hari terakhir transfer Super League 2025-2026. Kondisinya juga lagi on fire karena sebelumnya udah ikut pramusim bareng PEC Zwolle.
Nggak heran, Hodak langsung kasih menit bermain lebih buat adik kandung pesepak bola Manchester City, Tijjani Reijnders, ini. Soalnya, kondisi kebugaran Eliano emang lebih baik dari tiga pemain baru lainnya, yaitu Thom Haye, Andrew Jung, dan Federico Barba.
“Kita datengin empat pemain dan masalahnya mereka nggak bener-bener ikut pramusim. Jadi, mereka belum fit buat main 90 menit,” jelas Hodak.
“Gue kasih mereka menit bermain dikit demi dikit, naikin menit bermainnya. Cuma Eliano yang main di Eropa di beberapa laga awal, tiga pemain lainnya kurang dalam kebugaran bertandingnya,” tutup pelatih asal Kroasia itu.








