JAKARTA – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) JSIT Indonesia, JSIT Jawa Timur mendapatkan apresiasi sebagai Mitra Terbaik Koperasi BUT JSIT Indonesia Tahun 2025.
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, ST, M.PSDM, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan capaian nyata Jawa Timur dalam mendukung aktivitas dan produk koperasi JSIT Indonesia. Salah satu indikator utamanya adalah nilai rabat pembelian produk koperasi yang dirilis langsung oleh Koperasi BUT JSIT Indonesia.

“Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi wilayah dengan rabat terbesar, mencapai Rp51.089.066. Angka ini menempatkan Jawa Timur di posisi teratas, disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, dan Sumatra Selatan,” ujar Edris.

Tak hanya itu, JSIT Jawa Timur juga diumumkan sebagai wilayah dengan pengguna terbanyak IWR, metode pembelajaran Al-Qur’an yang dikembangkan oleh JSIT Indonesia. Dalam forum Mukernas, Jawa Timur tercatat sebagai pengguna IWR terbanyak secara nasional.

“Jawa Timur menjadi wilayah dengan pengguna IWR terbanyak, yakni 53 sekolah dari total 327 sekolah pengguna di seluruh Indonesia. Capaian ini bahkan dua kali lipat dibandingkan peringkat kedua,” jelas Edris.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan sekolah-sekolah anggota JSIT Jatim terhadap sistem pembelajaran Al-Qur’an yang terstandar dan terintegrasi. Ia berharap ke depan, pemanfaatan IWR dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di sekolah Islam terpadu.
“Semoga capaian ini terus berkembang dan semakin membawa keberkahan bagi sekolah-sekolah JSIT di Jawa Timur,” ungkapnya.
Di sisi lain, agenda Musyawarah Daerah (Musda) JSIT di sejumlah wilayah Jawa Timur tetap berjalan sesuai jadwal. Pada gelombang kedua, Musda dilaksanakan di enam daerah, yakni Bondowoso, Banyuwangi, Ponorogo, Pacitan, Bangkalan, dan Bojonegoro pada 17–18 Januari 2026.
Pelaksanaan Musda tersebut dikawal langsung oleh pengurus wilayah JSIT Jawa Timur, sementara seluruh tim Badan Pengurus Harian (BPH) JSIT Jatim pada waktu yang sama memfokuskan diri untuk mengikuti rangkaian kegiatan Mukernas JSIT Indonesia di Jakarta.
Dengan capaian prestasi nasional dan konsistensi penguatan organisasi di daerah, JSIT Jawa Timur terus menunjukkan perannya sebagai salah satu wilayah penggerak utama dalam pengembangan pendidikan Islam terpadu di Indonesia.








