MAGETAN – Suasana ceria bercampur antusias tampak memenuhi Lembah Serimpi, Randugede, Magetan, saat ratusan Pramuka Penggalang SDIT Al Uswah Magetan kembali menggelar Perkemahan Jumat–Sabtu (PERJUSA) 2025 pada 21–22 November lalu. Selama dua hari satu malam, siswa kelas 4–6 belajar langsung tentang kemandirian, disiplin, dan kepemimpinan melalui rangkaian Lomba Tingkat I yang dikemas seru dan edukatif.
Semangat Pembina Pramuka
Kegiatan diawali upacara pembukaan yang berlangsung khidmat namun penuh energi. Pembina Pramuka menegaskan bahwa PERJUSA bukan hanya soal berkemah, tetapi proses pembentukan karakter yang esensial bagi siswa: tanggung jawab, ketangguhan, hingga keberanian mengambil keputusan.

“Di sini kalian bukan hanya peserta, tapi pemimpin bagi diri sendiri dan tim,” begitu pesan pembina membuka kegiatan.
Latihan Kerja Sama Tanpa Banyak Teori
Begitu upacara berakhir, tantangan pertama menanti: mendirikan tenda. Setiap regu bergerak cepat—membentang tali, merangkai tiang, hingga memastikan tenda berdiri kokoh. Dari sini terlihat bagaimana anak-anak belajar membagi peran, saling mendukung, dan menyelesaikan masalah tanpa bergantung pada guru.
Ajang Unjuk Keterampilan Penggalang
PERJUSA 2025 semakin meriah saat rangkaian lomba dimulai. Mengambil semangat dari kemenangan pada LAGA IV SAKO Pramuka SIT Jatim, para peserta bertanding sehat dalam berbagai mata lomba:
- Kedatangan
- Tapak Tenda
- Memasak
- Upacara
- Materi
- Pensi
- Giat Ibadah
Setiap lomba dirancang untuk mengasah kreativitas, ketangkasan, sekaligus karakter penggalang. Mulai dari memasak menu sederhana hingga tampil kompak dalam upacara, semua peserta terlihat total.
Malam Paling Ditunggu
Begitu malam turun, puncak PERJUSA akhirnya tiba. Api unggun dinyalakan megah di tengah lapangan, menciptakan lingkaran hangat yang mempererat kebersamaan.

Satu per satu regu tampil membawakan pertunjukan kreatif: drama pendek, komedi, musik, tari, hingga pantun berantai. Sorakan, tepuk tangan, dan gelak tawa membuat malam itu terasa seperti perayaan keluarga besar.
Semua Peserta Adalah Pemenang
Kegiatan ditutup dengan pengumuman Juara Umum 1, 2, 3 serta penghargaan khusus seperti The Best Empathic Leader dan Peserta Terfavorit. Namun bagi panitia, setiap peserta sudah menunjukkan keberanian dan kerja sama yang layak diapresiasi.
PERJUSA 2025 menjadi pengalaman penting bagi para siswa—belajar hidup mandiri, memecahkan masalah, disiplin, sekaligus menikmati kebersamaan dalam suasana alam.
SDIT Al Uswah Magetan menegaskan kembali komitmennya menjadikan Pramuka sebagai ruang pembinaan karakter unggul dan islami, yang tidak hanya dipelajari, tetapi benar-benar dihidupi oleh setiap peserta didik.













