Menu

Mode Gelap
Al Uswah Surabaya Bagikan 2.700 Paket Daging Kurban Iduladha Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting Panduan Lengkap Tambah PTK Dapodik 2026 Lowongan Guru Terbaru di SMP PGRI 1 Surabaya Idul Adha 1447 H: Yayasan Ar Rahmah Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing Harga Terbaru Samsung A37 dan A57 Mei 2026, Spesifikasi dan Harga

Berita Terkini

Gangguan Akses Layanan Online Dispendukcapil Sidoarjo, Wabup Mimik Turun Tangan Klarifikasi

badge-check


					Gangguan Akses Layanan Online Dispendukcapil Sidoarjo, Wabup Mimik Turun Tangan Klarifikasi Perbesar

Warga Kabupaten Sidoarjo sempat dibuat cemas pada Rabu (12/11/2025) setelah layanan online Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dilaporkan sulit diakses. Keluhan muncul karena sejumlah pemohon merasa terhambat saat mengajukan dokumen kependudukan melalui platform daring yang selama ini menjadi andalan.

Merespons cepat situasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, segera melakukan klarifikasi langsung dengan pihak Dispendukcapil untuk memastikan kondisi sistem sebenarnya. Ia menegaskan bahwa laporan “gangguan sistem” tidak sepenuhnya benar.

“Barusan saya klarifikasi ke Dispendukcapil. Memang ada laporan tidak bisa akses, tapi itu tidak benar. Ternyata dari pemohon yang belum paham cara mengaksesnya, tergantung jaringan masing-masing. Bisa saja sistem menolak akses karena terdeteksi malware,” kata Mimik saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (13/11/2025).

Setelah menerima laporan, tim teknis Dispendukcapil melakukan pengecekan menyeluruh. Hingga siang hari pukul 11.00 WIB, layanan sudah mencatat 487 permohonan masuk untuk berbagai jenis dokumen. Temuan itu menguatkan bahwa sistem berjalan normal dan bisa diakses seperti biasa.

Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Reddy Kusuma, juga menepis anggapan bahwa sistem layanan online mengalami kerusakan. Ia menekankan bahwa penyebab keluhan justru banyak terkait faktor keamanan jaringan dari sisi pengguna.

“Gak benar kalau sistemnya error. Kalau ada gangguan pasti kami infokan. Kadang akses ditolak karena sistem mendeteksi malware dari jaringan pengguna, bukan karena aplikasinya rusak,” jelas Reddy.

Menurutnya, masyarakat dapat mengakses layanan melalui situs dukcapil.sidoarjokab.go.id atau melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang tersedia di perangkat Android dan iOS. IKD menyediakan 11 jenis layanan dan dinilai lebih praktis.

“Selain lewat platform, bisa juga lewat IKD. Kami imbau masyarakat segera aktivasi IKD di MPP, kantor Dispendukcapil, atau di 18 kecamatan sesuai domisili,” ujarnya.

Reddy juga menyampaikan bahwa jumlah permohonan layanan daring terus meningkat. Pada 10 November tercatat 662 permohonan, naik menjadi 711 pada 11 November, dan bertambah lagi menjadi 725 pada 12 November.

Platform layanan online Dispendukcapil ini telah beroperasi sejak 2021, dan tahun ini mendapatkan pembaruan sistem keamanan untuk melindungi data masyarakat dari ancaman siber. “Jadi bukan error, tapi sistem lebih ketat terhadap potensi serangan,” tutup Reddy.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ribuan Murid SD dan SMP Raih Nilai TKA Sempurna di Bahasa Indonesia

26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Terkini