Menu

Mode Gelap
Al Uswah Surabaya Bagikan 2.700 Paket Daging Kurban Iduladha Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting Panduan Lengkap Tambah PTK Dapodik 2026 Lowongan Guru Terbaru di SMP PGRI 1 Surabaya Idul Adha 1447 H: Yayasan Ar Rahmah Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing Harga Terbaru Samsung A37 dan A57 Mei 2026, Spesifikasi dan Harga

Berita Terkini

Dua WNA Filipina Kena Batunya: Illegal Fishing, Langsung Diciduk KKP!

badge-check


					Dua WNA Filipina Kena Batunya: Illegal Fishing, Langsung Diciduk KKP! Perbesar

Gais, ada kabar penting nih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)! Mereka baru aja nyerahin dua tersangka bareng seabrek barang bukti kasus illegal fishing kapal asal Filipina, FV Princess Janice-168, ke Kejaksaan Negeri Bitung. Kapal ini ukurannya gak main-main, lho, sekitar 754 gross tonnage (GT)! Penyerahan ini jadi tanda kalo penyidikan kasus pencurian ikan ini udah kelar.

Fyi aja nih, dua tersangka yang kini jadi ‘tamu’ Kejaksaan itu inisialnya SCC dan EBS, keduanya warga negara Filipina. Kepala Pangkalan PSDKP Bitung, Kurniawan, sampe geleng-geleng pas nyebutin daftar barang bukti yang ikutan diserahin. Ada kapal FV Princess Janice-168 sendiri, alat tangkap super purse seine yang super gede, tiga kapal bantu penangkapan ikan, plus satu rumpon. Belum lagi bendera Filipina, tumpukan log book kapal, empat bundel dokumen penting kapal, sampe alat navigasi dan komunikasi yang canggih.

Btw, kasus ini dimulai pas KP. Orca 04 ngegap si FV Princess Janice-168 di Samudera Pasifik pada 19 Agustus 2025 lalu. Lokasinya itu di bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 717, tepatnya di utara Papua. Gak heran kalo Dirjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono, bilang kalo ini tangkapan paling ‘wah’ dalam satu dekade terakhir, baik dari segi ukuran kapal maupun jaringnya. Bayangin aja, kapal segede ini beroperasi tanpa izin resmi alias ilegal dari pemerintah Indonesia, padahal ukurannya itu 754 GT!

Emang sih, kapal ini emang beneran jumbo, gais. Kata Pung, dengan alat tangkap super purse seine-nya yang super gede itu, luas jaringnya pas dibentangin bisa sampe dua kali lapangan bola! Sekali operasi aja, mereka bisa nangkep sampe 400 ton ikan tuna! Dan yang bikin makin parah, dominasi tangkapannya itu baby tuna. Kapal yang diawaki 32 orang warga Filipina ini pake jaring pukat cincin modern dengan panjang tali ris sekitar 1,3 kilometer. Kebayang kan, betapa masifnya aksi mereka di laut kita?

Nah, buat nangkap si ‘raja maling ikan’ ini, KKP gak main-main. Mereka nurunin Kapal Pengawas (KP) Orca 06, yang didukung penuh sama KP Orca 04, bahkan sampe pake pesawat pengawasan segala! Setelah berhasil diciduk, kapal ini langsung diproses hukum di Pangkalan PSDKP Bitung. Pung Nugroho Saksono menegaskan, FV Princess Janice-168 ini diduga kuat melanggar Undang-Undang Perikanan yang udah di-update terakhir lewat UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang. Gak main-main lho sanksinya, bisa dipenjara sampe enam tahun dan denda maksimal 20 miliar rupiah! Jadi, siapa bilang illegal fishing itu perkara sepele?

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ribuan Murid SD dan SMP Raih Nilai TKA Sempurna di Bahasa Indonesia

26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Terkini