KlikMojok.com – St James Park emang lagi-lagi jadi saksi bisu buat Barcelona. Tapi kali ini, bukan kenangan pahit lagi, gengs! Marcus Rashford, penyerang pinjaman dari Manchester United, sukses jadi MVP yang bikin Newcastle gigit jari. Dua gol gemilangnya auto tenggelamin euforia tuan rumah dan ngasih vibes pertandingan legendaris 1997, pas Faustino Asprilla bikin hat-trick ke gawang Blaugrana.
Sejak peluit awal ditiup, pertandingan langsung gaspol dengan intensitas tinggi. Anak asuh Eddie Howe, Newcastle, langsung nge-press tinggi dan cepat, modalin kecepatan Anthony Elanga di sayap plus otak encernya Sandro Tonali di lini tengah. Sempat ada beberapa peluang emas yang bikin deg-degan, kayak tembakan Harvey Barnes yang tipis melenceng atau umpan-umpan silang berbahaya. Tapi untungnya, kiper Barcelona, Joan Garcia, masih bisa jaga gawangnya tetap aman terkendali.

Barca yang sabar akhirnya panen di menit ke-45. Setelah serangkaian operan ciamik, Jules Kounde melepas umpan silang kaki kiri yang akurat banget. Rashford yang udah lolos dari kawalan Fabian Schar, langsung menanduk bola dengan kekuatan dan akurasi sempurna, bikin kiper Nick Pope cuma bisa melongo. Gol perdana Rashford buat Barcelona ini langsung jadi pembuka keunggulan yang krusial banget.
5 Shio yang Besok Mendapatkan Gaji Tinggi, Hidup Berlimpah Rezeki dan Dihargai Kerja Kerasnya
Melihat timnya tertinggal, Eddie Howe langsung coba putar otak dengan masukin Nick Woltemade dan tiga pemain pengganti lainnya. Tapi, belum juga taktiknya ngaruh, Rashford udah bikin gol lagi. Dia dengan lincah ngindar dari kawalan Tonali, lalu ngeluarin tembakan jarak 20 yard yang gokil, mantul mistar gawang sebelum akhirnya ngeselin jala Pope. Gol keduanya ini makin mempertegas kualitasnya yang bikin Hansi Flick di pinggir lapangan auto senyum lebar.
Newcastle sempat kasih perlawanan dengan memperkecil ketertinggalan lewat Anthony Gordon di masa tambahan waktu, memanfaatkan umpan silang dari Jacob Murphy. Tapi, skor tipis 1-2 itu nggak cukup buat balikkin keadaan. Barcelona nutup pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih baik dan efisiensi serangan yang jauh lebih tinggi dibanding sang tuan rumah.
Wahana Visi Indonesia dan SGI Hibahkan Perangkat Digital Untuk 3 Sekolah di Jakarta Utara
Buat Barcelona, kemenangan ini jelas bukan cuma sekadar tiga poin pembuka di ajang Liga Champions 2025/2026. Apalagi dengan absennya bintang muda Lamine Yamal karena cedera, Rashford sukses buktiin kalo dia mampu jadi pembeda. Kecepatan, ketenangan, dan naluri golnya yang mematikan kasih dimensi baru yang selama ini dicari-cari Blaugrana.
Dulu, St James Park mungkin pernah jadi panggung luka buat Barcelona di tahun 1997. Tapi kali ini, mereka pulang dengan senyum lebar. Di tengah sorak-sorai suporter Blaugrana yang hadir di Tyneside, nama Marcus Rashford menjelma jadi simbol kemenangan dan awal yang super meyakinkan buat perjalanan Barcelona di kompetisi Eropa musim ini.








