KlikmojokEDU – Biasanya anak SMP kelas 9 lagi pusing-pusingnya mikirin ujian, drama kelas, atau sekadar debat kusir soal siapa yang paling jago Mobile Legends. Tapi beda cerita dengan siswa SMPIT Insan Kamil Sidoarjo. Mereka malah disuruh “turun gunung” jadi entrepreneur kecil-kecilan lewat program yang cukup keren namanya: Entrepreneurship Volunteers.

Selama lima hari, dari 25 sampai 29 Agustus 2025, sebanyak 134 siswa disebar ke berbagai tempat usaha di Kabupaten Sidoarjo. Mulai dari koperasi, kuliner, travel, industri, perdagangan, sampai lembaga pendidikan. Total ada 34 kelompok, jadi tiap usaha kebagian tenaga ekstra. Bisa dibilang ini semacam outsourcing versi SMP.

Kepala sekolahnya, Ust. Fathur Rohman, S.Pd.I. Gr., bilang kalau kegiatan ini memang didesain biar anak-anak nggak cuma jago teori. “Melalui magang ini, siswa belajar disiplin, komunikasi profesional, pengelolaan administrasi, hingga bagaimana tempat usaha mendukung pengembangan usaha masyarakat. Ini pengalaman berharga yang nggak bisa didapat hanya dari teori di kelas,” ujarnya.
Praktiknya, siswa benar-benar dilibatkan dalam operasional. Ada yang bantu pelayanan, ikut rapat, nyatat administrasi, sampai jadi saksi betapa ribetnya ngurusin usaha biar tetap jalan. Pokoknya, lebih dari sekadar main-main pakai seragam.
Salah satu siswa, Syarif, kebagian magang di sebuah kafe. Matanya berbinar-binar ketika cerita. “Saya sangat antusias bisa magang di kafe ini! Selain nambah pengalaman, saya juga belajar langsung gimana ngatur pelayanan dan suasana kerja yang profesional tapi tetap hangat,” katanya. Siapa tahu nanti keterusan buka coffee shop sendiri, ya kan?
Kegiatan ditutup dengan presentasi via Google Meeting di depan guru dan orang tua. Anak-anak cerita hasil pengamatan, pengalaman, sampai ide usaha baru yang muncul gara-gara magang. Jadi, meski cuma lima hari, efeknya bisa panjang. Minimal, sekarang mereka tahu kalau cari uang itu nggak semudah bikin tugas kelompok lewat copy-paste Google.
Lewat program ini, SMPIT Insan Kamil Sidoarjo pengin anak-anaknya nggak cuma paham konsep wirausaha di atas kertas, tapi juga punya mental siap kerja, keterampilan praktis, plus jaringan kecil-kecilan. Siapa tahu dari sinilah lahir calon bos-bos besar yang kelak jadi kebanggaan Sidoarjo.
Penulis: Veri Budi Setiawan













