Siapa sangka, warga negara +62 ternyata hobi banget keliling dunia! Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data yang bikin geleng-geleng kepala: jumlah perjalanan orang Indonesia ke luar negeri melonjak drastis, terutama pada Juli 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, melaporkan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2025, total ada 5,44 juta wisatawan nasional (wisnas) yang cabut dari Tanah Air. Angka ini jelas menunjukkan kalau hasrat untuk “healing” atau sekadar “jalan-jalan manja” ke luar negeri lagi tinggi-tingginya.
Fenomena ini bukan isapan jempol belaka. Jumlah warga Indonesia yang melancong ke luar negeri di paruh awal 2025 ini tercatat naik signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Meningkat sebesar 1,79 persen dibandingkan dengan periode Januari-Juli 2024,” ungkap Pudji dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BPS pada Senin, 1 September 2025. Khusus di bulan Juli tahun ini saja, orang Indonesia yang ke luar negeri mencapai angka fantastis 869.927. Angka ini melonjak tajam, sekitar 19,57 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2025, menandakan lonjakan aktivitas perjalanan di tengah tahun.

Lalu, destinasi mana saja yang jadi favorit para wisnas ini? Nggak jauh-jauh dari rumah, negara-negara di kawasan ASEAN masih menjadi magnet utama. Kawasan Asia Tenggara ini mendominasi daftar sepuluh negara yang paling banyak diserbu pelancong dari Indonesia. Malaysia sukses jadi jawara dengan porsi sebesar 31,66 persen dari total perjalanan, dan angka ini terus mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Memang ya, Malaysia selalu bikin nagih buat dikunjungi!
Selain Malaysia, ada sembilan negara lain yang juga nggak kalah populer di kalangan warga RI. Mereka adalah Arab Saudi, Singapura, Tiongkok, Thailand, Jepang, Australia, Timor Leste, Kamboja, dan Korea Selatan. Arab Saudi berhasil menduduki posisi kedua sebagai negara tujuan terbanyak setelah Malaysia, dengan porsi sebesar 18,30 persen. Sementara itu, Singapura mantap di posisi ketiga, menyedot 13,55 persen dari total perjalanan wisnas selama Juli 2025. Entah itu untuk umrah, belanja, atau sekadar menikmati kota modern, ketiga negara ini memang selalu jadi pilihan.
Terus, gimana caranya mereka pulang ke Indonesia setelah puas keliling? Berdasarkan jenis pintu kedatangan, pada Juli 2025, orang yang datang melalui pintu utama mencapai 867,87 ribu perjalanan, sementara yang lewat perbatasan hanya 2,06 ribu perjalanan. Mayoritas alias paling banyak, para pelancong ini kembali melalui pintu udara, tercatat sebesar 693,25 ribu perjalanan. Menariknya, jumlah warga yang kembali lewat pintu udara pada Juli ini juga naik 19,55 persen dibandingkan dengan Juni 2025.
Sementara itu, jumlah pelancong yang kembali lewat pintu laut dan darat masih jauh lebih sedikit, masing-masing sebesar 129,05 ribu dan 45,57 ribu perjalanan. Untuk pintu kedatangan udara, Bandara Soekarno Hatta tetap jadi gerbang utama dengan kontribusi 61,86 persen dari total perjalanan wisnas yang datang via udara. Tapi, ada satu bandara yang bikin heboh, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma, yang mencatat kenaikan tertinggi sebesar 173,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Auto naik drastis nih!
Pilihan Editor: Bisnis yang Tumbuh Saat Pasar Modal Bergejolak. Apa Itu?
Ringkasan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 5,44 juta perjalanan WNI ke luar negeri pada Januari-Juli 2025, meningkat 1,79% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus bulan Juli 2025, tercatat 869.927 perjalanan, naik signifikan 19,57% dari Juni 2025.
Negara-negara ASEAN, terutama Malaysia (31,66%), menjadi destinasi favorit. Selain itu, Arab Saudi (18,30%) dan Singapura (13,55%) juga populer. Mayoritas pelancong kembali ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, meskipun Bandara Halim Perdanakusuma mengalami kenaikan kedatangan tertinggi.













