Menu

Mode Gelap
JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Asah Kreativitas Lewat Teknik Mewarnai Batik Persaingan Makin Ketat, SD Swasta Sidoarjo Siapkan Strategi Penerimaan Murid Baru Tebar Kurma dan Imsakiyah, Yayasan Bina Insan Muslim Gaungkan Syiar Ramadan

Liputan

Meski Diguyur Hujan, GMNI Hukum UNTAG Surabaya Galang Dana untuk Aceh dan Sumatra

badge-check


					Meski Diguyur Hujan, GMNI Hukum UNTAG Surabaya Galang Dana untuk Aceh dan Sumatra Perbesar

Surabaya – Hujan yang turun di Kota Surabaya, Jumat sore (20/12/2025), tidak menyurutkan langkah puluhan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Mereka turun langsung ke perempatan Panjang Jiwo untuk menggelar aksi penggalangan dana bagi korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra.

Penggalangan dana ini merupakan bentuk respons atas kondisi kemanusiaan yang terjadi di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra, yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami bencana alam dengan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Bencana tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik pada rumah warga dan fasilitas umum, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, serta mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Atas dasar keprihatinan tersebut, GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya memandang perlu untuk mengambil peran aktif dalam aksi kemanusiaan. Melalui kegiatan penggalangan dana ini, GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya berupaya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya, untuk bersama-sama menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang sedang tertimpa musibah.

Sejak sore hari hingga malam hari, kader GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya turun langsung ke lokasi penggalangan dana di perempatan Panjang Jiwo. Dengan penuh semangat dan tanggung jawab meskipun hujan turun, para kader menyapa para pengguna jalan, menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Kegiatan ini dilakukan secara humanis, santun, dan tetap memperhatikan ketertiban serta keselamatan bersama.

Wakabid Kaderisasi Biro Pengabdian GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan dana ini bukan semata-mata bertujuan untuk menghimpun bantuan finansial, tetapi juga sebagai bagian dari proses pendidikan kader. Menurutnya, kader GMNI harus memiliki kepekaan sosial, empati, serta keberpihakan terhadap rakyat yang sedang mengalami kesulitan. Nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan solidaritas sosial harus terus ditanamkan dan diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Partisipasi dan antusiasme masyarakat Surabaya dalam kegiatan ini terlihat cukup tinggi. Banyak pengguna jalan yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban bencana Aceh–Sumatra. Tidak sedikit pula masyarakat yang memberikan dukungan moril kepada para kader GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa. Respons positif tersebut menjadi bukti bahwa semangat solidaritas dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, penggalangan dana berjalan dengan tertib, aman, dan lancer walaupun hujan turun kejalan. Kader GMNI senantiasa menjaga koordinasi internal serta mematuhi aturan yang berlaku agar kegiatan tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar perempatan Panjang Jiwo. Hal ini menunjukkan komitmen GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya untuk melaksanakan setiap kegiatan kemanusiaan secara bertanggung jawab dan beretika.

Dana yang berhasil dihimpun dari kegiatan penggalangan dana ini rencananya akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh dan Sumatra melalui mekanisme organisasi GMNI dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait yang kredibel. Penyaluran bantuan akan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para korban.

Melalui kegiatan penggalangan dana ini, GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual dan kaderisasi, tetapi juga aktif dalam aksi sosial dan kemanusiaan. GMNI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai kekuatan moral dan sosial yang berpihak pada kepentingan rakyat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi berbagai elemen masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi dan bergotong royong membantu proses pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatra. GMNI Komisariat Hukum UNTAG Surabaya percaya bahwa dengan semangat persatuan dan solidaritas, beban penderitaan para korban bencana dapat diringankan secara bersama-sama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan