Menu

Mode Gelap
JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Asah Kreativitas Lewat Teknik Mewarnai Batik Persaingan Makin Ketat, SD Swasta Sidoarjo Siapkan Strategi Penerimaan Murid Baru Tebar Kurma dan Imsakiyah, Yayasan Bina Insan Muslim Gaungkan Syiar Ramadan

Liputan

Kembara PKS Jatim di Pantai Goa Cina, Al Muzzammil Yusuf Lepas Relawan ke Aceh Tamiang

badge-check


					Kembara PKS Jatim di Pantai Goa Cina, Al Muzzammil Yusuf Lepas Relawan ke Aceh Tamiang Perbesar

Malang – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur melaunching Satuan Tugas Penanggulangan Bencana sekaligus memberangkatkan 12 relawan terampil ke Aceh Tamiang. Launching dilakukan langsung oleh Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf dalam kegiatan Kemah Bela Negara (Kembara) yang diikuti sekitar 1.300 kader PKS se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (26/12/2025) di Pantai Goa Cina, Kabupaten Malang. Dalam kesempatan itu, Al Muzzammil Yusuf secara simbolis melepas relawan yang akan membantu proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Relawan yang diberangkatkan merupakan kader PKS dengan keahlian khusus, mulai dari montir, ahli las, tukang kayu, relawan media, hingga relawan kemanusiaan. Mereka dipersiapkan untuk menangani berbagai kebutuhan teknis di lapangan, khususnya perbaikan infrastruktur dan fasilitas warga yang rusak akibat bencana.

Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf menegaskan bahwa kehadiran kader PKS di lokasi bencana merupakan bagian dari karakter dan nilai perjuangan partai. Ia menyebut kader PKS bukan hanya ujung tombak, tetapi juga ujung tombok dalam kerja-kerja kemanusiaan.

“Kader PKS itu ujung tombak sekaligus ujung tombok. Banyak yang turun ke lapangan dengan dana sendiri, patungan, tanpa menunggu. Bahkan sebagian dari mereka juga menjadi korban bencana,” ujar Al Muzzammil.

Ia mengungkapkan, dalam bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera, terdapat kader PKS yang hanyut terbawa arus, sementara sebagian lainnya mengalami kerusakan rumah dan harta benda akibat lumpur. Meski demikian, mereka tetap memilih turun membantu masyarakat sekitar.

“Di situlah terlihat panggilan keimanan. Mereka turun bukan karena perintah, tetapi karena keyakinan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” tegasnya.

Al Muzzammil juga menjelaskan bahwa relawan PKS telah bergerak sejak hari kedua setelah bencana terjadi. Penugasan relawan dilakukan secara bergilir dari berbagai daerah di Indonesia, dimulai dari wilayah terdekat agar respons penanganan berjalan cepat dan berkelanjutan.

“Relawan kita sudah turun sejak hari kedua. Digilir dari daerah terdekat, lalu daerah lain menyusul. Untuk PKS Jawa Timur, giliran penugasan dimulai awal Januari 2025,” jelasnya.

Menurut Al Muzzammil, kondisi di Aceh Tamiang membutuhkan relawan dengan keahlian teknis khusus. Luasnya wilayah terdampak serta beratnya kerusakan infrastruktur menjadi alasan utama pengiriman relawan terampil.

“Yang dibutuhkan bukan sekadar tenaga, tetapi skill. Banyak kendaraan rusak, rumah tertimbun lumpur, dan jalan tertutup hingga dua meter. Karena itu, kita kirim kader yang memang memiliki keahlian,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana menyampaikan bahwa kegiatan Kembara merupakan agenda tahunan yang bertujuan membentuk kesiapsiagaan mental dan keterampilan kader dalam menghadapi berbagai tantangan pengabdian kepada masyarakat.

“Relawan yang diberangkatkan adalah kader terpilih dan akan dikirim secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Ini bagian dari komitmen PKS Jawa Timur untuk terus hadir dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembentukan Satgas Penanggulangan Bencana ini, PKS Jawa Timur menegaskan konsistensinya untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, dengan menjadikan kader sebagai garda terdepan dalam kerja-kerja kemanusiaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan