Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Liputan

Bali Bangkit! 14 Infrastruktur Pulih Usai Diterjang Banjir

badge-check


					Bali Bangkit! 14 Infrastruktur Pulih Usai Diterjang Banjir Perbesar

Asik! Kabar gembira datang dari Pulau Dewata. Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo ngasih info kalau 14 dari 15 infrastruktur jalan di Bali yang sempat rusak parah dihantam banjir, kini udah berfungsi normal lagi. Kerennya, fokus Kementerian PU sekarang tinggal beresin perbaikan infrastruktur di Jembatan TLB Muntur Gianyar. Dody optimis, dalam dua minggu ke depan, semua urusan di jembatan itu bakal beres total. Mantap!

Banjir yang bikin heboh Bali tanggal 10 September 2025 lalu itu emang nggak main-main. Menurut data dari Kementerian PU, ada 15 fasilitas infrastruktur jalan yang terdampak. Bikin deg-degan banget waktu itu.

Beberapa titik jalan yang kena imbasnya tersebar di mana-mana, lho. Mulai dari Underpass Simpang Dewa Ruci, Jalan Kargo Km 4+800 dan Km 5+100, Jembatan TLB Muntur, Jalan Mengwitani – Bts. Kota Denpasar Km 11+550, Jalan A. Yani (Tabanan) Km 16+825, Br. Bunut Puhun – Bantas Km 30+300, Sidan – Bts. Kota Klungkung Km 32+800, sampai Bts. Kota Negara – Pekutatan Km 78+400. Jangan salah, masih ada lagi: Jalan Sudirman – Gajahmada (Negara) Km 90+980, Cekik – Bts. Kota Negara Km 101+350, Pekutatan – Antosari Km 41+600, Kosamba – Angentelu Km 54+300, Kosamba – Angentelu Km 53+100, Jalan A. Yani – Jalan Udayana (Negara) Km 96+800, dan Jalan Mengwitani – Bts. Kota Tabanan (15+300). Banyak banget, ya kan?

Dody nggak sendirian, lho, pas ngebut perbaikan infrastruktur terdampak banjir ini. Pihaknya gandengan tangan bareng Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali. Hasilnya? Dari 15 titik yang kacau balau selama masa tanggap darurat kemarin, hampir semua udah beres, kecuali si Jembatan TLB Muntur itu yang masih butuh sentuhan akhir.

Nah, soal kenapa sih Bali bisa banjir, Dody menjelaskan kalau ini bukan gara-gara sistem drainase jalan yang bermasalah. Menurut dia, genangan air itu muncul auto dari luapan air sungai. Penyebabnya? Intensitas hujan yang tinggi banget, plus sampah yang numpuk di badan sungai karena air laut lagi pasang. Jadi, bukan infrastruktur jalan yang salah, tapi lebih ke faktor alam dan kebiasaan buang sampah.

Biar kejadian serupa nggak keulang lagi dan Bali tetap aman, Dody berencana buat ketemuan sama Gubernur Bali. Topiknya pasti penting banget: gimana cara ngatasi masalah sampah biar nggak lagi dibuang sembarangan ke sungai. Semoga ada solusi jitu biar nggak banjir lagi, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan