Ruang ballroom Favehotel Sidoarjo mendadak hening ketika nama Moch. Edris Effendi, ST, M.PSDM kembali disebut sebagai ketua terpilih. Pada Minggu (7/12) siang, di tengah riuhnya Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur, keputusan itu muncul bukan melalui voting ketat, melainkan mufakat bulat dari Tim Formatur. Keputusan tanpa kompetisi ini justru memperlihatkan kuatnya kepercayaan para peserta terhadap figur Edris.
Tim Formatur yang beranggotakan perwakilan pengurus wilayah, peserta sidang, hingga unsur Pengurus Pusat JSIT Indonesia langsung merampungkan struktur inti setelah nama ketua ditetapkan. Hasilnya tertuang dalam SK resmi bernomor 025/SK/JSIT/XII/2025. Berdasarkan SK itu, Anton Timur, M.Pd dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengawas. Moch. Edris Effendi kembali menempati posisi Ketua JSIT Jawa Timur, disusul Alief Nuryadi, S.S, M.Pd, M.M sebagai sekretaris dan Kholifah, S.Pd sebagai bendahara. Sejumlah nama lain ditetapkan memimpin bidang strategis, termasuk mutu pendidikan, pembinaan karakter, prestasi, hingga kemitraan orang tua dan sosial kemanusiaan.

Struktur baru ini menjadi fondasi penguatan mutu pendidikan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu Jawa Timur untuk periode empat tahun ke depan. Dalam sambutannya, Edris tidak menutupi kegelisahannya ketika kembali diminta memimpin. Ia menyebut amanah itu berat dan meminta dukungan penuh dari seluruh pengurus dan sekolah. Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan di JSIT tidak bertumpu pada satu orang, tetapi menjadi kerja kolektif agar kemanfaatannya kembali kepada seluruh sekolah SIT di Jawa Timur.
Di sisi lain, Wakil Sekretaris Umum JSIT Indonesia, Parina, M.Pd, hadir mewakili Ketua Umum JSIT Indonesia dalam prosesi pelantikan. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar pengurus baru mampu menjaga adab berjamaah, kesatuan fikroh, serta komitmen terhadap amanah Muswil. Pelantikan itu sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian Muswil VI.
Muswil yang berlangsung pada 6–7 Desember tersebut dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai kabupaten/kota. Selain menetapkan ketua, forum empat tahunan ini juga menjadi ajang konsolidasi besar bagi ekosistem pendidikan Islam terpadu di Jawa Timur. Kegiatan seminar Framework JSIT, lokakarya ketua yayasan, penampilan seni, hingga penggalangan dana kemanusiaan turut mengisi rangkaian acara.
Dengan kembali terpilihnya Moch. Edris Effendi, JSIT Jawa Timur memasuki babak baru yang diharapkan semakin solid, inovatif, dan berdampak bagi 437 sekolah SIT di bawah naungannya.













