Duh, Real Madrid memang juaranya bikin deg-degan! Di laga Liga Champions 2025-2026 kemarin, skuad asuhan Xabi Alonso sukses bikin comeback manis 2-1 lawan Marseille. Siapa lagi kalau bukan sang bintang, Kylian Mbappe, yang jadi pahlawan lewat sepasang gol penalti krusialnya.
Pertandingan fase grup Liga Champions 2025-2026 yang digelar di markas sendiri, Santiago Bernabeu, awalnya bikin cemas para Madridista. Gimana enggak, tim tamu Marseille malah duluan ngejebol gawang Real Madrid lewat aksi pemain Amerika Serikat, Timothy Weah, di menit ke-22. Tapi tenang, Real Madrid enggak butuh waktu lama buat ngebalas. Hanya enam menit kemudian, wasit menunjuk titik putih setelah Geoffrey Kondogbia melanggar Rodrygo di kotak penalti. Kylian Mbappe pun dengan dingin menjalankan tugasnya, skor langsung imbang 1-1 di menit ke-28.

Usai laga, Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, curhat ke Movistar yang dilansir dari Marca. “Banyak banget yang terjadi di pertandingan ini. Awalnya kami main bagus banget di 30 menit pertama, banyak peluang,” kata Alonso. “Seharusnya kami bisa unggul, eh malah kebobolan. Habis itu, pertandingan jadi lebih imbang deh.”
Masuk babak kedua, Alonso ngaku timnya terus menekan, meski peluang enggak sebanyak di awal. “Kami kerja keras sampai kartu merah Carva bikin segalanya makin rumit,” tambahnya. Nah, ini dia nih momen paling dramatis! Real Madrid harus bermain dengan 10 pemain setelah Dani Carvajal kena kartu merah di menit ke-72. Tapi justru di sinilah mental juara Los Blancos teruji. “Kami nunjukkin semangat Liga Champions di Bernabeu, dan skor 2-1 itu bikin kami bisa bertahan dengan sepuluh pemain dan dapetin tiga poin yang super penting,” jelas Alonso. Bener banget, gol penentu kemenangan itu justru datang pas mereka lagi kekurangan pemain!
Enggak pakai lama, beberapa menit setelah Carvajal diusir wasit, keajaiban datang lagi buat Real Madrid. Wasit kembali menunjuk titik putih setelah Facundo Medina kedapatan handball di kotak terlarang. Siapa lagi yang maju kalau bukan Kylian Mbappe? Dengan tenang, dia sukses mengeksekusi penalti keduanya dan bikin Real Madrid unggul 2-1 di tengah keterbatasan jumlah pemain.
Alonso juga sempat menyinggung, “Kami memenangkan segalanya, padahal Marseille juga main bagus dan punya beberapa peluang buat unggul.” Ia mengakui, “Kami berhasil merebut bola di pertahanan lawan, nyambung dengan cepat, tapi itu memang pertandingan yang bagus banget.” Coach Alonso menambahkan, “Di babak kedua, tempo agak turun, dan dengan kartu merah itu, pertandingan jadi beda.” Oh ya, kartu merah buat Carvajal itu gara-gara doi dianggap ‘menanduk’ kiper Marseille, Geronimo Rulli. Duh, bikin greget!
Alonso sendiri menyayangkan kartu merah Carvajal. “Seharusnya bisa dihindari, sayang banget, dan kami harus ngobrolin ini. Kalau soal keputusan wasit ya itu urusan lain,” katanya. Tapi, di akhir, Alonso jelas banget kasih kredit setinggi langit buat sang penyerang sekaligus pahlawan, Kylian Mbappe. “Dia (Mbappe) enggak cuma bagus, tapi lagi on fire banget dengan dua golnya. Dia ngasih dampak luar biasa buat tim, lagi dalam momen terbaik secara pribadi dan sepak bola, dan saya seneng banget bisa kerja sama bareng dia,” puji Alonso. “Tim ini punya banyak banget pemain berkarakter, dan saya super bahagia,” tutup sang pelatih Real Madrid.








