Menu

Mode Gelap
JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Asah Kreativitas Lewat Teknik Mewarnai Batik Persaingan Makin Ketat, SD Swasta Sidoarjo Siapkan Strategi Penerimaan Murid Baru Tebar Kurma dan Imsakiyah, Yayasan Bina Insan Muslim Gaungkan Syiar Ramadan

Liputan

StradiVardy: Cremonese Punya Gelandang Kreatif Baru, Calon Maestro?

badge-check


					StradiVardy: Cremonese Punya Gelandang Kreatif Baru, Calon Maestro? Perbesar

Siapa sangka, kota kecil Cremona di Lembah Po, yang selama ini dikenal sebagai markasnya biola legendaris Antonio Stradivari, kini mendadak jadi spot paling hits buat pencinta sepak bola. Gimana nggak, klub promosi Serie A, Cremonese, baru aja bikin geger dengan memperkenalkan Jamie Vardy, striker legendaris Leicester City. Acaranya? Wah, nggak kalah dramatis dan artistik dari sejarah musik di kota itu sendiri!

Perkenalan Vardy ini digelar di Museum Biola Piazza Guglielmo Marconi, penuh simbolisme yang bikin merinding. Seolah mau bilang, penyerang asal Inggris ini bakal jadi “solois” baru yang siap menggebrak panggung Serie A.

Jelas aja, langkah ini bikin banyak orang melongo. Bayangin aja, Vardy yang udah 38 tahun ini tiba di Italia setelah punya karier super epic dan kayak dongeng di Leicester City, puncaknya pas juara Premier League 2015/2016. Jurnalis lokal aja sampai nggak percaya. Kata Direktur Olahraga Cremonese, Simone Giacchetta: “Kalau sebulan lalu ada yang bilang saya bakal memperkenalkan Vardy hari ini, saya pasti ngira dia gila!”

Tapi ya, namanya juga sepak bola, ambisi bisa nyatuin apa aja, bahkan jarak antarbenua sekalipun. Antusiasme warga Cremona auto meledak! Nggak lama setelah Vardy datang, penjualan tiket musiman langsung dibuka lagi dan… jeng jeng! Langsung ludes 8.208 lembar, rekor baru buat kota berpenduduk sekitar 70 ribu jiwa ini. Nggak cuma tiket, jersey Cremonese musim ini juga ikutan sold out dalam hitungan hari aja.

Vardy sendiri sampai kaget dengan sambutan hangat ini. “Pas pertama datang, saya dengar Cremona ini kota yang sepi, tapi ternyata kebalikannya!” ujar Vardy, yang tampil santai dengan polo shirt putih-abu bergaris merah khas klub. “Saya sudah sempat naik ke Torrazzo dan keliling pusat kota. Sepak bola punya bahasanya sendiri, jadi kendala bahasa bukan masalah,” lanjutnya, menunjukkan kalau dia siap beradaptasi.

Yang paling bikin heboh, Vardy langsung dapet julukan baru: “StradiVardy”! Gabungan nama Stradivari dan Vardy ini langsung viral di media sosial. Auto bikin publik ingat legenda Gianluca Vialli yang juga pernah berseragam Cremonese. Vibes legend banget!

Ternyata, ketertarikan Vardy ke proyek Cremonese ini simpel banget: misi bertahan di Serie A. “Saya sudah ngobrol sama Presiden Giovanni Arvedi dan pelatih Davide Nicola, target awal kami jelas, yaitu bertahan di liga,” tegas Vardy. “Tapi, di setiap pertandingan kami bakal kasih 100 persen. Di sepak bola, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun,” tambahnya, seolah mengingatkan kita pada magis Leicester dulu.

Kata-kata Vardy itu langsung mengingatkan kita pada perjalanan Leicester delapan tahun lalu, yang sukses mengubah keraguan jadi gelar liga sensasional. Meski usianya udah mendekati 40, dia sama sekali nggak gentar. Vardy juga nepis tudingan kalau perekrutan ini cuma gimmick pemasaran. “Usia hanyalah angka. Saya menjaga kondisi tubuh sepanjang liburan, dan merasa prima,” ucapnya santai sambil senyum ke jurnalis. Buat Vardy, keraguan publik itu justru jadi bensin buat motivasinya!

Lagian, Cremonese sendiri udah mulai musim Serie A dengan oke, dua kemenangan termasuk pas tandang ke Milan. Nggak cuma di lapangan, efek Vardy ini juga berasa banget di kantong klub. Kedatangan Vardy kayaknya sama berharganya sama biola Stradivari yang bisa tembus di atas Rp 200 miliar. Penjualan merchandise langsung melesat, ngalahin total musim lalu cuma dalam beberapa hari. Auto bikin posisi keuangan tim promosi ini makin kuat!

Debut si “StradiVardy” ini rencananya bakal terjadi pas Cremonese tandang ke Verona hari Senin malam. Para tifosi berharap banget, pemain yang dulu nggak pernah nyerah sama hidupnya ini bisa menularkan mentalitas “melawan segala rintangan” ke seluruh tim. Jadi, buat Cremona yang identik sama denting biola, musim ini mungkin bakal diguncang dentuman gol Vardy, sebuah simfoni kejutan yang lagi diorkestrasi!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan