
Waduh, lagi-lagi ada drama yang bikin penasaran! Akhirnya, musisi hits kita, Sherina Munaf, nongol juga di Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (12/9). Kedatangannya ini buat menjalani pemeriksaan klarifikasi terkait unggahan di media sosial-nya yang lagi viral soal aksi penyelamatan kucing milik Uya Kuya, anggota DPR RI non-aktif.

Kehadiran Sherina dikonfirmasi langsung sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan. Tapi, doi nggak sendirian lho! Sherina datang bareng satu saksi lainnya. “Betul hadir. Sama satu saksi juga ya berdua,” kata Dicky pas dihubungi, Jumat (12/9) kemarin.
Eits, tapi ada yang kurang nih! Ternyata Sherina nggak membawa si kucing yang sebelumnya disebut-sebut milik Uya Kuya itu. Polisi bilang, agenda kali ini emang baru sebatas ambil keterangan dan ngobrol-ngobrol aja. “Belum, kita ambil keterangan dulu,” tambah Dicky. Jadi, si anabul belum bisa ikut investigasi langsung!
FYI nih, sebelumnya Sherina sempat mangkir dua kali dari jadwal panggilan pemeriksaan. Pertama pada Senin (8/9) karena berhalangan, lalu Selasa (9/9) juga batal datang. Makanya, kehadiran Sherina ini dianggap penting banget! Gimana enggak, dia disebut-sebut memegang ‘barang bukti‘ krusial berupa si kucing hasil insiden penjarahan di rumah Uya Kuya.
Kisah ini bermula dari unggahan Sherina Munaf di Instagram yang bikin heboh, di mana ia nyelametin seekor kucing dari rumah Uya Kuya setelah insiden penjarahan yang terjadi Sabtu (30/8) malam. Kondisi si anabul yang dia temukan itu bener-bener bikin hati terenyuh. “Kondisi: sangat kurus, tulang-tulangnya berasa banget kalau lagi di pet badannya,” tulis Sherina. Doi juga ngasih wejangan penting buat para pet owners: “Untuk para pet owners, please sebisa mungkin adopt don’t shop, steril kucingnya, kalau tak mampu rawat tak usah pelihara.”
Pentingnya keterangan Sherina ini juga udah ditegaskan sama Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal. “Kenapa kami meminta klarifikasi ke yang bersangkutan? Karena kucing tersebut termasuk barang bukti. Kucing itu termasuk hasil penjarahan atau tidak, itu yang kami cari tahu,” jelas Kombes Alfian Nurrizal. Jadi, semua mata tertuju pada si kucing untuk mengungkap kebenaran di balik insiden penjarahan itu!













