
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) meminta orang tua murid melapor kepada BGN jika menemukan ada masalah dalam pelaksanaan program Makan Begizi Gratis (MBG). “Bila terjadi hal-hal yang Bapak Ibu ketahui ternyata di luar nalar atau di luar SOP dan lain-lainnya makan mohon laporkan,” kata Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, di Artotel Living World Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat, Kamis, 25 Februari 2025.

Menurut Nanik, orang tua dapat melaporkan temuan melalui saluran siaga atau hotline call yang saat ini sedang disiapkan BGN. Ia menyatakan BGN siap melayani aduan masyarakat selama 24 jam.
Nanik mengatakan BGN akan mengumumkan nomor telepon tersebut besok. Ia menyontohkan kasus keracunan makanan sebagai salah satu masalah yang bisa diadukan melalui nomor telepon tersebut.
Ia pun meminta agar orang tua murid penerima MBG turut serta mengawasi pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto tersebut dengan melaporkan kejadian kepada BGN. Selain membuka layanan aduan, Nanik menyatakan BGN telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kasus keracunan makanan dalam program MBG.
Ia mengatakan tim tersebut beranggotakan internal BGN, kepolisian, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta dinas kesehatan. Nanik menyatakan tim investigasi kasus keracunan makanan telah bergerak. Nanik mengungkapkan BGN juga berencana membentuk tim independen yang beranggotakan ibu rumah tangga hingga ahli kimia.
Pilihan editor: Mengapa Proyek Food Estate Berulang Kali Gagal








