Menu

Mode Gelap
JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Asah Kreativitas Lewat Teknik Mewarnai Batik Persaingan Makin Ketat, SD Swasta Sidoarjo Siapkan Strategi Penerimaan Murid Baru Tebar Kurma dan Imsakiyah, Yayasan Bina Insan Muslim Gaungkan Syiar Ramadan

Liputan

Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih Cair? Tunggu Hasil Musyawarah!

badge-check


					Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih Cair? Tunggu Hasil Musyawarah! Perbesar

Kabar gembira nih buat para pelaku di desa! Sebanyak seribu Koperasi Desa Merah Putih sudah ngajuin proposal pinjaman dana operasional ke bank pelat merah. Jadi, program yang udah ditunggu-tunggu ini makin dekat sama realisasi. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, yang ngasih tahu langsung kabar baik ini.

Ferry menjelaskan, meskipun proposalnya udah masuk, proses pencairan dana-nya tetep harus lewat mekanisme musyawarah desa khusus alias musdesus. “Udah ngajuin, tapi proses pencairannya tetep harus melalui mekanisme musdesus,” kata Ferry kepada wartawan di kantor Kementerian Koperasi, Senin, 22 September 2025. Doi berharap banget musdesus ini bisa digelar serentak biar bank BUMN bisa langsung gercep mencairkan pinjaman. Ferry juga janji bakal ngawal musdesus ini biar terlaksana maksimal sampai akhir tahun. Kenapa harus buru-buru? Soalnya, ada arahan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, biar program koperasi ini bisa secepatnya buka lapangan pekerjaan buat masyarakat di kota dan desa. Gas pol!

Enggak mau kalah sigap, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, langsung janji bakal ngegelar musdesus serentak dalam waktu dua hari aja. Kementeriannya juga lagi sibuk nginventarisasi potensi desa, lho. Mereka bagi kategori desa jadi empat tipe: desa mandiri, desa maju, desa berkembang, dan desa tertinggal. Penting banget nih kategorisasi ini buat nentuin potensi bisnis koperasi, termasuk gede gudangnya dan bisnis apa yang mau digarap nantinya. Biar tepat sasaran gitu!

Setelah seribu koperasi pertama ini beres urusan pencairan dananya, Yandri punya target berikutnya. Doi bakal fokus ke pengajuan pinjaman buat desa mandiri yang jumlahnya enggak main-main, ada 20.503 desa! Abis itu, lanjut ke desa maju yang ada sekitar 23 ribu desa. Jadi, program ini bakal terus jalan dan menyentuh banyak desa di Indonesia. Bikin semangat!

Nah, dana buat pinjaman ini juga enggak kaleng-kaleng, gengs. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, spill kalau duitnya itu dari alokasi saldo anggaran lebih (SAL) APBN 2025 sebesar Rp 16 triliun dan skema burden sharing senilai Rp 200 triliun. Dengan skema pembiayaan yang udah oke ini, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) siap banget buat secepatnya cairin dana pinjaman ke Koperasi Desa Merah Putih. Pokoknya, semua pihak udah siap ngegas biar ekonomi desa makin berkembang dan banyak pekerjaan baru tercipta!

Pilihan Editor: Bahaya Sisa Anggaran Mengucur ke Koperasi Merah Putih

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan