
KlikMojok.com Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengeluarkan pernyataan terbaru terkait perkembangan kasus yang membuat FIFA memberi sanksi kepada sepak bola Malaysia.

Lewat sebuah unggahan di media sosial resmi FAM, induk sepak bola Malaysia itu secara mengejutkan mengakui adanya kesalahan teknis saat pengiriman dokumen.
FAM menyatakan bahwa kesalahan tersebut telah dilakukan oleh salah satu anggota pengurusnya.
Baca juga: Respons Sanksi Berat FIFA, Presiden Kehormatan FAM Terbang ke Zurich
Pernyataan selanjutnya menyebut FAM akan menindak serius masalah ini sebelum mengajukan banding ke FIFA.
FAM juga akan menunggu keputusan akhir dari FIFA sebelum mengajukan banding sesuai peraturan yang berlaku.
“Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) sedang menunggu keputusan hukuman penuh dari FIFA sebelum mengajukan banding mengikuti proses dari undang-undang yang berlaku.”
“FAM ingin mengakui bahwa ada kesalahan teknis dalam proses penyerahan dokumen yang dilakukan oleh anggota pengurus.”
“FAM mengambil serius masalah ini. Walau bagaimanapun FAM ingin menegaskan bahwa para pemain keturunan yang terlibat adalah warga Malaysia yang sah,” tulis pernyataan FAM via X.
Baca juga: Sikap AFC soal Sanksi FIFA untuk FAM dan Pemain Naturalisasi Malaysia
Dua hari yang lalu, komite disiplin FIFA mendenda FAM senilai 350 ribu franc Swiss atau Rp7,31 miliar. Sementara ketuuh pemain dijatuhi denda sekitar 2.000 franc Swiss atau Rp41,8 juta.
FIFA menyatakan bahwa FAM dan ketujuh pemain tersebut dijatuhi sanksi karena melanggar Pasal 22 kode disiplin FIFA, yang berkaitan dengan pemalsuan dan pemalsuan.
Para pemain yang terlibat adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.








