Setelah sempat diragukan banyak pihak, Andre Onana kini malah lagi on fire banget di Liga Turki! Kiper asal Kamerun ini sukses menemukan kembali performa terbaiknya bareng Trabzonspor, bahkan dalam dua pertandingan beruntun dia tampil luar biasa. Yang bikin banyak orang melongo, Onana sampai jadi pusat perhatian karena aksinya yang jarang banget dilakukan seorang penjaga gawang, yaitu ngasih assist!
Performa impresif Onana ini pertama kali terlihat waktu Trabzonspor tandang ke markas Fenerbahce. Meski timnya harus kalah tipis 1-0, Onana tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik di pertandingan itu. Beberapa kali, Onana berhasil melakukan penyelamatan-penyelamatan gemilang yang bikin frustrasi berat para pemain Fenerbahce. Momen ini seolah jadi sinyal kuat bahwa kepercayaan diri Onana udah kembali pulih setelah melewati masa-masa sulitnya bareng Manchester United.

Enggak cuma itu, penampilan sang kiper kembali mencuri sorotan waktu Trabzonspor menjamu Gaziantep di Papara Park, Minggu (21/9/2025). Di laga ini, Onana enggak cuma kokoh di bawah mistar gawang, tapi juga ikut berkontribusi penting dalam proses gol penyama kedudukan. Gaziantep sempat unggul duluan di menit ke-39 lewat serangan balik cepat. Trabzonspor yang berjuang bangkit baru bisa menyamakan skor di menit ke-70. Gol indah itu lahir dari kaki Paul Onuachu, setelah menerima umpan panjang yang super akurat langsung dari Onana.
Biasanya, assist kan datangnya dari pemain sayap atau gelandang, ya. Tapi kali ini, justru kiper yang jadi kreator! Onana dengan tenang banget ngirim bola jauh langsung ke area depan, yang kemudian diselesaikan Onuachu tanpa kesulitan berarti. Aksi tak biasa dari sang penjaga gawang itu langsung bikin sorakan meriah dari tribun Papara Park, auto bikin penonton heboh!
Menariknya, Onana juga enggak bisa nyembunyiin rasa senangnya. Setelah gol tercipta, dia langsung selebrasi sambil mengangkat tangan, seolah ingin nunjukkin kalau dirinya masih punya peran krusial di dalam tim. Bagi banyak pengamat sepak bola, momen ini jadi bukti nyata bahwa Onana belum habis. Pengalaman dan kualitas yang dia miliki masih sangat berharga buat Trabzonspor. Apalagi, mentalitas seorang kiper memang enggak cuma diukur dari penyelamatan-penyelamatan, tapi juga keberanian dalam mengambil keputusan di situasi genting.
Nama Onana memang sempat meredup setelah kepindahannya ke Manchester United enggak berjalan mulus. Dia sering banget jadi bulan-bulanan kritik karena kesalahan-kesalahan yang berujung gol, bahkan sempat kehilangan tempat di tim utama. Tapi, bersama Trabzonspor, sepertinya Onana menemukan kembali panggung yang tepat untuk membuktikan dirinya dan kualitasnya yang gak kaleng-kaleng.
Dua laga beruntun dengan penampilan menawan ini bisa jadi awal kebangkitan kariernya di Turki. Fans Trabzonspor pun mulai menaruh kepercayaan penuh pada sang kiper. Banyak yang bilang kalau Onana adalah “rekrutan tepat” untuk membawa tim bersaing di papan atas Super Lig. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan hal yang mustahil Onana akan kembali diperhitungkan sebagai salah satu kiper top di Eropa. Assist yang ia ciptakan hanyalah bonus dari peran utamanya menjaga gawang, tapi itu adalah simbol bahwa dia punya kualitas lebih dari sekadar shot stopper.
Pertandingan melawan Gaziantep sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. Meskipun Trabzonspor gagal meraih kemenangan penuh, sorotan utama tetap tertuju pada sosok Andre Onana. Dengan penyelamatan-penyelamatan penting dan satu assist yang ia berikan, Onana berhasil mengingatkan publik sepak bola bahwa kariernya belum berakhir. Sekarang, publik Super Lig menanti kelanjutan kisah Onana. Akankah ia mampu menjaga konsistensi ciamiknya ini sepanjang musim? Satu hal yang pasti, kiprah kiper Kamerun ini kembali menghadirkan warna tersendiri bagi perjalanan Trabzonspor di musim ini.








