Wajah Timnas Indonesia lagi sumringah banget nih! Gimana enggak, anak asuh Patrick Kluivert baru aja ngamuk, melibas Taiwan dengan skor telak 6-0 pada laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat malam, 5 September. Sang pelatih sendiri sampai memuji mental baja para pemainnya yang terus tancap gas hingga peluit akhir.
Setelah pertandingan, Kluivert dengan bangga bilang, “Rencana permainan dijalankan dengan sangat baik. Hasil seperti ini baik untuk kepercayaan diri, tapi tentu perjalanan belum selesai.” Senyumnya lebar, mungkin membayangkan betapa puasnya melihat strategi jitu itu dieksekusi sempurna di lapangan.

Juru taktik asal Belanda ini memang punya pandangan tajam. Menurutnya, para pemainnya nunjukkin profesionalisme tingkat tinggi, lho! Padahal, kalau dilihat dari peringkat FIFA, Taiwan yang ada di posisi 172 itu jauh di bawah Indonesia yang bertengger di peringkat 118. Tapi, itu enggak bikin skuad Garuda main santai, malah makin beringas.
Kemenangan telak atas Taiwan ini bukan cuma bikin skor di papan bertambah, tapi juga jadi suntikan semangat penting buat anak-anak Garuda. Maklum, mereka bakal langsung berhadapan lagi dengan lawan berikutnya di FIFA Match Day, yakni Lebanon, yang dijadwalkan hari Senin, 8 September.
Euforia pesta gol ini ternyata enggak cuma dirasakan pelatih, tapi juga para pemain. Salah satu yang paling sumringah adalah Marc Klok. Gelandang energik ini akhirnya kembali memperkuat tim nasional setelah absen sekitar 1,5 tahun. Kebayang dong, gimana kangennya dia sama suasana Timnas!
Pemain yang kini berseragam Persib Bandung ini bukan cuma numpang lewat. Klok sukses memberikan kontribusi nyata dengan mencetak satu gol ke gawang Taiwan. Jelaslah dia bangga!
Dengan senyum merekah, Klok bilang, “Saya senang bisa kembali dan bangga dengan kerja keras pemain hingga mendapat hasil positif.” Sebuah pernyataan yang menggambarkan kelegaan sekaligus kebahagiaannya.
Yang bikin salut, Timnas Indonesia tampil dominan banget, padahal beberapa pemain inti macam Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks lagi absen. Ini menunjukkan kedalaman skuad yang enggak main-main!
Skuad yang malam itu dikapteni oleh sang bek tangguh, Rizky Ridho, langsung ngegas dari menit awal. Tekanan tiada henti itu akhirnya membuahkan enam gol tanpa balas. Ibaratnya, Taiwan cuma bisa jadi penonton.
Jadi, setelah sukses melibas Taiwan, mata kita semua kini tertuju ke laga FIFA Match Day berikutnya. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Lebanon di tempat yang sama, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, pada Senin, 8 September nanti. Siap-siap lagi buat pesta gol?
Pelatih Laos: Timnas U-23 Indonesia Menurun Dibandingkan Era Shin Tae-yong








