Menu

Mode Gelap
Belajar Kepada Adies Kadir SMP PGRI 6 Surabaya Ubah Kelas Jadi Petualangan Digital Lewat Papan Interaktif IFP Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan

Liputan

Jokowi Ungkap Efek Penggantian Sri Mulyani: Rupiah Menguat, IHSG Rebound!

badge-check


					Jokowi Ungkap Efek Penggantian Sri Mulyani: Rupiah Menguat, IHSG Rebound! Perbesar

KlikMojok.com – Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ikut nimbrung berkomentar soal pergantian posisi Menteri Keuangan (Menkeu). Kini, ada nama Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi menggantikan Sri Mulyani, dan menurut Jokowi, dua-duanya punya “power” yang sama-sama hebat!

Mantan Presiden dua periode itu menjelaskan kalau Purbaya punya pandangan ekonomi yang beda banget sama Sri Mulyani. “Saya kenal sangat baik dengan Pak Pur, sangat bagus dan mazhab ekonominya beda dengan Ibu Sri Mulyani,” jelas Jokowi, seperti dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group) pada Sabtu (13/9).

FYI aja nih, Sri Mulyani adalah Menkeu era Jokowi yang sempat dipertahankan oleh Presiden Prabowo, tapi kini sudah digantikan Purbaya. Menariknya, respons pasar terhadap Purbaya juga positif, lho! Meski sempat ada riak-riak di awal, tapi kini pasar auto merespons langkah dan kebijakan Purbaya dengan baik.

Jokowi juga kasih lihat buktinya. “Kalau kita lihat dari respons pasar, respons masyarakat, indeks harga saham (IHSG) rebound juga, kembali naik. Rupiah menguat, artinya pasar juga menerima itu. Tentu saja kalau pasar menerima, aliran uang akan kembali masuk ke kita,” terang Jokowi. Nah, ini sinyal positif banget buat stabilitas ekonomi Indonesia!

Gak cuma soal Menkeu, Jokowi juga tegas banget bilang kalau urusan gonta-ganti menteri di Kabinet Merah Putih itu sepenuhnya hak Presiden Prabowo Subianto. Ibaratnya, itu adalah “hak prerogatif” yang gak bisa diganggu gugat.

Jokowi ogah banget berkomentar lebih jauh soal menteri lain yang ikut diganti, misalnya mantan pembantunya di kabinet, Budi Arie Setiadi. “Reshuffle kabinet, reshuffle menteri, itu hak prerogatif presiden. Kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Oh iya, soal Budi Arie yang sempat jadi loyalisnya, Jokowi ngaku belum sempat ketemu. “Itu kewenangan presiden, saya tidak bisa memberikan komentar, itu hak prerogatif. Belum ketemu (Budi Arie), mungkin dalam waktu dekat tetapi belum ketemu,” kata dia. FYI, Budi Arie ini pernah menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; Menteri Komunikasi dan Informatika; hingga Menteri Koperasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan