JAKARTA, KOMPAS.com – So, IHSG hari ini, Selasa (23/9/2025), diprediksi bakal naik! Emang sih kemarin, Senin (22/9/2025), IHSG agak melempem, tutup di angka 8.040, turun 11,08 poin (0,14 persen).
Tapi jangan panik dulu, cuy! Ada kabar gembira dari Maximilianus Nico Demus, Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas. Katanya, Uni Eropa sama Indonesia udah deal soal perdagangan. Bayangin, tarif impor-ekspor bakal dihapus atau dikurangin sampe mendekati nol buat semua barang! Gila, kan?

Perjanjian ini juga bakal ngebantu banget eksportir Eropa, karena mereka bisa hemat sekitar 600 juta euro atau 700 juta dolar AS dari tarif! Keren banget, Maros Sefcovic, Komisioner Uni Eropa untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi, sampe bilang ini babak baru perdagangan yang potensial banget antara Uni Eropa dan Indonesia. Eropa juga lagi ngejar-ngejar negara lain, kayak India, Brazil, Argentina, Vietnam, Filipina, dan Thailand buat kerjasama serupa.
Nah, dari Indonesia sendiri, ada kabar agak “seram” tapi penting banget. Kementerian Keuangan lewat DJP bakal ngegas 200 penunggak pajak terbesar yang udah inkrah. Potensi tagihannya gede banget, lho, sekitar Rp 50-60 triliun! Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, udah ngasih statement tegas, penagihan bakal segera dilakukan.
Gimana prediksi IHSG hari ini? Menurut Menteri Purbaya, secara teknikal IHSG berpotensi menguat terbatas, dengan support di level 7.850 dan resistance di 8.090. Fanny Suherman, analis sekaligus Head of Retail Research BNI Sekuritas, menambahkan bahwa IHSG kemarin ditutup turun 0,14 persen dengan net sell asing Rp 147 miliar. Saham AMMN, BBCA, BBNI, BRMS, dan BREN jadi yang paling banyak dijual asing.
Fanny memprediksi IHSG bakal rebound hari ini, dengan support 7.950-8.000 dan resistance 8.080-8.120. Nah, buat kamu yang lagi pantau saham, berikut beberapa rekomendasi teknikal dari beberapa perusahaan sekuritas:
1. Pilarmas Investindo
- – CUAN: last price 1.640, support 1.615, resistance 1.710, target 1.700
- – MDKA: last price 2.520, support 2.450, resistance 2.640, target 2.620
- – INCO: last price 4.190, support 4.100, resistance 4.330, target 4.300
2. BNI Sekuritas
- – BUMI: speculative buy, area beli 115-119, cutloss di bawah 115, target 123-128
- – DEWA: speculative buy, area beli 226-234, cutloss di bawah 220, target 250-270
- – WIRG: speculative buy, area beli 147-151, cutloss di bawah 146, target 154-158
- – ANTM: speculative buy, area beli 1.040-1.055, cutloss di bawah 3.480, target 3.650-3.700
3. MNC Sekuritas
- – ARCI: buy on weakness 805-905, stoploss di bawah 775, target 995-1.040
- – BRPT: buy on weakness 2.950-3.080, stoploss di bawah 2.850, target 3.350-3.420
- – BUVA: speculative buy 466-476, stoploss di bawah 452, target 520-535
- – ENRG: speculative buy 645-665, stoploss di bawah 625, target 705-760
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham, ya! Semua rekomendasi dan analisis saham di atas berasal dari analis sekuritas masing-masing. Kompas.com nggak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang kamu alami. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan kamu. Pastikan riset dulu sebelum memutuskan apa pun!








