
Waduh, kayaknya hari ini pasar saham lagi nggak berpihak ke investor nih! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan siang ini, Kamis (4/9), dengan wajah muram di zona merah. Nggak main-main, IHSG langsung anjlok 16,061 poin atau setara 0,20 persen, mendarat di angka 7.869,802. Lumayan bikin deg-degan ya!
Nggak sendirian, jejak IHSG juga diikuti oleh Indeks LQ45 yang ikutan terpeleset tipis 0,041 poin (0,01 persen) ke 798,653. Suasana pasar juga kerasa banget, gengs. Dari ratusan saham yang ditransaksikan, ternyata lebih banyak yang ‘nyerah’ alias turun. Ada 361 saham yang bikin pusing, sementara yang semangat naik cuma 297 saham, dan sisanya 145 saham cuma bisa ‘anteng’ alias stagnan.

Meski banyak yang lesu, transaksi di pasar saham siang itu tetep rame kok! Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.184.705 kali. Bayangin aja, ada 23,438 miliar lembar saham yang pindah tangan, dengan total nilai transaksi yang fantastis, mencapai Rp 8,313 triliun. Duitnya banyak banget, ya!
Nah, buat kalian yang penasaran siapa aja saham-saham yang paling bikin ‘dompet kaget’ siang ini, ada beberapa nama yang jadi top losers. Yang paling parah, ada Ginting Jaya Energi (WOWS) yang terjun bebas 21 poin atau 14,58 persen ke level 123. Disusul Pyridam Farma (PYFA) yang juga merana, turun 70 poin atau 10,94 persen ke 570. Nggak ketinggalan Multi Makmur Lemindo (PIPA) dengan penurunan 17 poin (9,71 persen) ke 158, Gaya Abadi Sempurna (SLIS) yang ambles 10 poin (9,52 persen) ke 95, dan PP Presisi (PPRE) yang juga ikut-ikutan melemah 11 poin (8,94 persen) ke 112.
Eits, ternyata nggak cuma pasar saham aja yang lagi ‘bad mood’. Nilai tukar rupiah kita juga ikutan lemas di hadapan dolar AS. Mengutip data Bloomberg, rupiah siang ini harus pasrah melemah 29,00 poin atau 0,18 persen, parkir di level Rp 16.444 per dolar AS. Duh, lengkap sudah penderitaan hari ini!
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
Tapi jangan khawatir, nggak semua pasar di Asia ikutan lesu kok. Yuk, intip kabar bursa saham Asia tetangga siang ini! Di Jepang, Indeks Nikkei 225 justru lagi ngebut banget, naik signifikan 629,800 poin (1,50 persen) dan nangkring di 42.568,699. Beda nasib, Indeks Hang Seng di Hong Kong malah terpeleset 284,980 poin (1,12 persen) ke 25.058,449. China juga senasib, Indeks SSE Composite-nya merosot 56,790 poin (1,49 persen) ke 3.756,760. Untungnya, di Singapura, Indeks Straits Times berhasil bangkit tipis 7,870 poin (0,18 persen) ke 4.297,200. Jadi, nggak semua suram-suram amat lah ya!
Ringkasan
IHSG mengalami penurunan 0,20% pada sesi I perdagangan Kamis (4/9), ditutup di angka 7.869,802. Penurunan ini diikuti oleh Indeks LQ45 yang turun tipis 0,01%. Volume perdagangan cukup tinggi, dengan 23,438 miliar lembar saham diperdagangkan senilai Rp 8,313 triliun.
Beberapa saham mengalami penurunan signifikan, termasuk Ginting Jaya Energi (WOWS) yang turun 14,58%, Pyridam Farma (PYFA) turun 10,94%, dan beberapa saham lainnya. Nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar AS sebesar 0,18%. Sementara itu, bursa saham Asia menunjukkan kinerja yang beragam, dengan Nikkei 225 naik signifikan, sedangkan Hang Seng dan SSE Composite mengalami penurunan.








