Guys, ada kabar gokil nih dari Pertamina New and Renewable Energy (NRE)! Proyek perdana pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) mereka dengan kapasitas jumbo 197 megawatt peak (MWp) udah resmi nyala di Batangas, Filipina. Gak cuma itu, PLTS ini siap banget lho buat nyuplai listrik bersih ke 158.300 rumah tangga! Keren abis, kan? Kata CEO Pertamina NRE, John Anis, lewat keterangan tertulisnya Kamis, 18 September 2025.
Nah, PLTS yang satu ini gak cuma gede doang, tapi juga dilengkapi sama sistem penyimpanan energi baterai (BESS) berkapasitas 329 megawatt hour (MWh) biar makin jos! Dibangunnya di dua titik di Batangas, Filipina: 125 MWp di Lumbangan dan 72 MWp di Luntal. Mantap jiwa!

John Anis juga nambahin, berkat BESS PLTS ini, pasokan listrik bersih bakal ON terus 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa henti! Bayangin aja, PLTS Batangas ini diprediksi bisa ngurangin emisi karbon sampai 265.933 ton karbon dioksida (CO2e) tiap tahunnya. Auto lingkungan bersih!
FYI nih, PLTS baseload perdana di Filipina ini digarap sama Citicore Renewable Energy Corporation atau CREC, yang notabene afiliasinya Pertamina NRE. John Anis bilang, sebagai salah satu pemegang saham CREC, Pertamina NRE super seneng banget sama pencapaian ini. Kenapa? Karena ini auto bikin portofolio energi terbarukan Pertamina NRE makin kuat!
Bukan cuma sampai di sini, gengs! John juga ngasih bocoran, pembangunan PLTS ini baru permulaan dari target CREC yang ambis banget: nambah kapasitas 1 GW tiap tahunnya buat lima tahun ke depan. Gas terus!
Dan yang bikin makin salut, CREC ini di semester I 2025 udah ngantongin pendapatan US$ 134 juta. Gak cuma itu, laba bersihnya tembus US$ 32 juta atau naik 38 persen di periode yang sama. Bikin dompet auto tebal!
Di sisi lain, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, punya harapan gede nih. Dia pengen Pertamina bisa jadi leader di transisi energi buat kawasan Asia Tenggara. Katanya, ini pas banget sama fokus Pertamina buat terus ngembangin energi terbarukan.
Pilihan Editor: Sederet Tugas yang Menanti Menteri BUMN Pengganti Erick Thohir








