Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Edu

Gaya Belajar Anak: Temukan Bakat Terpendam & Cara Mengembangkannya!

badge-check


					Gaya Belajar Anak: Temukan Bakat Terpendam & Cara Mengembangkannya! Perbesar

Pernah kepikiran nggak sih, Moms, kok anak kita beda banget sama anak tetangga pas belajar? Ada yang fokus banget dengerin, ada yang malah pengennya gerak terus. Nah, itu semua karena setiap anak punya cara belajar uniknya masing-masing. Memahami gaya belajar anak itu kunci penting buat memaksimalkan potensinya, lho!

Theresa Bertuzzi, Kepala Pengembangan Program sekaligus Co-Founder Tiny Hoppers—lembaga pendidikan kece di Kanada—bilang kalau gaya belajar anak itu intinya adalah cara si kecil memproses dan ngingat informasi baru. “Gaya belajar itu nyambung sama indra kita dan gimana kita berinteraksi dengan materi biar gampang paham dan inget,” jelas Theresa, dikutip dari Parents.

Jadi, penasaran kan, kira-kira gaya belajar anak Moms itu masuk kategori yang mana?

Beberapa Gaya Belajar Anak

1. Pembelajar Auditori (Si Tukang Dengar)

Kalau si kecil gampang banget ngikutin instruksi yang diomongin doang, atau doyan banget dengerin cerita, kemungkinan besar dia adalah pembelajar auditori. Jangan kaget kalau pas baca buku, mereka suka ngucapin kata-katanya keras-keras. Ini cara mereka memproses informasi, Moms!

Anak-anak tipe ini punya telinga yang peka banget. Mereka bisa nangkep perubahan nada suara orang lain, bahkan yang tipis sekalipun. Makanya, jangan heran kalau si kecil tiba-tiba nunjukkin bakat musik dari kecil atau punya kepekaan ritme yang jago.

2. Pembelajar Kinestetik (Si Anti Diam)

Punya anak yang nggak bisa anteng, maunya gerak terus? Bisa jadi dia pembelajar kinestetik! Tipe ini belajar paling optimal kalau langsung praktik dan bergerak. Daripada cuma dengerin instruksi cara nari, mending langsung berdiri dan ikutin gerakannya kan, Moms?

Anak-anak kinestetik ini pakai semua indranya—penglihatan, sentuhan, rasa, penciuman, dan pendengaran—buat ngalamin sesuatu secara langsung. Mereka suka banget ngelibatin seluruh tubuh dan bakal kelihatan aktif bergerak buat ‘merasain’ informasinya.

Jadi, jangan heran kalau si kecil jago banget di bidang olahraga, menari, atau aktivitas fisik lainnya. Duduk manis di kelas buat mereka itu tantangan terbesar, lho. Otak mereka bekerja paling maksimal saat tubuh juga ikut bergerak.

3. Pembelajar Taktil (Si Butuh Sentuhan)

Mirip tapi nggak sama persis dengan kinestetik, pembelajar taktil itu paling pinter kalau diajak ‘berurusan’ langsung sama objek dan materi. Mereka itu perlu menyentuh, meraba, dan merasakan sesuatu pakai tangan buat bisa bener-bener paham.

Anak tipe ini bakal lebih gampang ngerti kalau boleh memindahkan sesuatu, menggambar, atau bahkan cuma sekadar pegang-pegang benda. Makanya, jangan heran kalau di sekolah mereka suka kesulitan fokus dengerin penjelasan tanpa ada sesuatu yang bisa disentuh tangannya. Mereka itu jago banget di kegiatan yang butuh kreativitas tangan, seperti eksperimen sains, bikin kerajinan, menenun, atau menggunting.

4. Pembelajar Visual (Si Paling Melihat)

Nah, kalau pembelajar visual, mereka paling nyaman belajar lewat apa yang dilihat dan dibaca. Instruksi tertulis, gambar-gambar, infografis, atau bahkan video itu jadi jurus ampuh buat mereka paham materi.

Jangan kaget kalau mereka gampang lupa instruksi lisan kalau nggak ada visual pendukungnya. Otak mereka itu jago banget ‘ngebayangin’ informasi atau konsep secara visual. Jadi, jangan heran kalau si kecil sering banget nyatet, nulis ulang kata-kata, ngegarisbawahi, atau pakai spidol warna-warni buat belajar. Semua itu cara mereka menyerap dan mengingat informasi!

Setelah kenalan sama berbagai gaya belajar anak ini, udah kebayang dong, kira-kira si kecil masuk tim yang mana? Dengan memahami metode belajar mereka, Moms bisa lebih mudah nih memaksimalkan potensi mereka agar belajarnya jadi makin asyik dan efektif!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan

27 April 2026 - 19:45 WIB

Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya

21 April 2026 - 14:31 WIB

Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai

20 April 2026 - 10:54 WIB

JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan

10 April 2026 - 14:06 WIB

Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia

9 April 2026 - 19:49 WIB

Trending di Edu