Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Liputan

Dua Menteri Ini Rencanakan Duit Koperasi Desa Merah Putih, Bakal Cair?

badge-check


					Dua Menteri Ini Rencanakan Duit Koperasi Desa Merah Putih, Bakal Cair? Perbesar

Senin, 15 September 2025 kemarin, ada rapat penting nih di Gedung Graha Mandiri, Jakarta. Tiga menteri keren, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, bareng Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, kumpul buat koordinasi. Topiknya? Nggak lain nggak bukan, soal pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau yang sering kita sebut Koperasi Desa Merah Putih. Jadi, masa depan koperasi di desa-desa lagi diomongin serius banget!

Rapat yang start sekitar jam 10.35 WIB di kantor Kementerian Koordinator Pangan itu fokusnya adalah tindak lanjut dari dua regulasi penting dari Kementerian Keuangan. Pertama, bahas kelanjutan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 yang ngatur tata cara pinjaman buat pendanaan KDKMP. Terus, ada juga PMK 63 Tahun 2025, yang isinya tentang gimana caranya pake Saldo Anggaran Lebih (SAL) buat tahun anggaran 2025. SAL ini bakal jadi dukungan buat bank-bank yang nyalurin pinjaman ke Koperasi Desa Merah Putih. Keren, kan?

Nah, FYI aja, kedua aturan pendanaan krusial ini ternyata udah diteken sama Menteri Keuangan sebelumnya, Ibu Sri Mulyani Indrawati. Dan ini dia yang bikin melongo: di PMK 63, pemerintah siap menggelontorkan dana sebesar Rp 16 triliun! Dana jumbo ini bakal disalurkan ke beberapa bank BUMN untuk bantu penyaluran pinjaman ke koperasi. Siapa aja bank yang beruntung? Ada Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Nggak kaleng-kaleng, kan, dukungannya!

FYI, aturan ini sendiri udah resmi berlaku sejak 1 September 2025 lalu, guys. Dan sesuai amanat Pasal 2 PMK tersebut, kuncinya memang ada di sinergi. Jadi, penting banget nih ada kerja sama apik antara pemerintah dan bank biar pembiayaan Koperasi Merah Putih bisa jalan mulus. Tujuannya jelas: biar ekonomi rakyat di desa makin moncer!

Untuk ngasih dukungan ekstra ke perbankan, pemerintah memutuskan buat pakai Saldo Anggaran Lebih (SAL). Jadi, dananya itu ditempatkan di bank-bank tadi. Kayak yang tertulis di Pasal 2 ayat 3 PMK, “Besaran penggunaan SAL sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebesar Rp 16 triliun”. Ini menegaskan komitmen pemerintah buat bantu penguatan pendanaan koperasi lewat jalur perbankan.

Nah, duit SAL yang diambil dari rekening kas umum negara atau RKUN buat ditempatin di bank ini nggak cuma sekadar pindah tangan. Secara administrasi, ini dicatat sebagai investasi pemerintah nonpermanen. Jadi, semua transaksinya bakal transparan dan pastinya akan dilaporkan di laporan keuangan pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2025. Pokoknya, semua tercatat rapi!

Selain soal dana-dana gede buat pendanaan koperasi ini, para menteri juga nggak lupa ngulik laporan dari empat ketua pelaksana harian. Laporannya fokus ke perkembangan operasional dan pastinya, perkembangan pilar operasionalisasi serta pengembangan KDKMP secara keseluruhan. Intinya, semua aspek terkait Koperasi Desa Merah Putih ini dibahas tuntas biar makin maju dan berdampak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan