Bos Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, lagi-lagi ngingetin kita semua: stabilitas politik dan keamanan itu harga mati! Kenapa? Karena ini yang bikin iklim investasi dan ekonomi di Indonesia bisa napas lega atau malah megap-megap. Enggak heran kalau Anindya selalu menekankan pentingnya menjaga dua faktor krusial ini agar geliat usaha di Tanah Air tetap ngegas.
Makanya, Anindya langsung gercep minta para pengurus Kadin di seluruh pelosok negeri buat ikut jagain situasi keamanan. Bukan tanpa alasan, lho. Menurut dia, hasil ngobrol bareng pengurus Kadin nunjukkin jelas banget kalau demonstrasi yang berakhir rusuh belakangan ini beneran bikin pusing para pengusaha. Yang jadi korban? Ya, bisnisnya ambruk, terus pekerja juga kena getahnya. Rugi bandar deh!

Anindya menegaskan, dunia usaha itu enggak ikutan politik praktis. Tapi, jangan salah paham, dunia usaha punya kepentingan gede banget sama stabilitas politik dan keamanan. Biar apa? Biar roda perdagangan, investasi, dan ekonomi daerah kita tetap muter, bahkan makin ngegas. Katanya sih, gitu pas rilis keterangan tertulis pada Senin, 1 September 2025.
Gimana cara jagain keamanan biar tetap kondusif? Anindya punya resepnya: dialog! Ngajak ngobrol semua pihak, dari pejabat pemerintah, aparat keamanan, pemuka agama, sampai tokoh masyarakat. Intinya, komunikasi itu kunci. Enggak cuma itu, dia juga minta para pengurus Kadin di seluruh Indonesia buat makin kencengin konsolidasi internal yang udah dibangun. Solidaritas is a must!
Anindya juga udah siapin empat fokus utama buat ngeredam potensi kerusuhan pas unjuk rasa di Indonesia. Apa aja tuh? Pertama, perkuat komunikasi. Kedua, kasih sinyal positif soal program pemerintah. Ketiga, sat-set ambil langkah konkret jangka pendek, kayak bagi-bagi logistik dan bantu distribusi barang pokok. Dan yang keempat, tentu aja, penguatan peran dunia usaha. Gaspol semua lini!
Enggak cuma itu, Kadin juga harus jadi garda terdepan yang mendorong pemerintah buat ngelihat dunia usaha sebagai mitra utama. Mitra utama buat apa? Buat menciptakan lapangan kerja, jagain biar inflasi enggak melonjak, dan tentunya, buat menggerakkan ekonomi nasional. Kadin itu bukan cuma penonton, tapi pemain kunci!
Walaupun tuntutan massa itu kadang enggak bisa diselesaiin dalam semalam, Anindya tetap yakin kok kalau semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Sejarah udah ngebuktiin, Indonesia itu bangsa yang kuat, justru makin solid tiap kali kena cobaan gede. Jadi, dia ngajak kita semua buat tetep optimistis, terus jaga komunikasi, dan pastinya, kerja sama antara pusat sama daerah. Vibes positif harus selalu ada!
Pilihan Editor: Apakah Gelombang Demonstrasi 2025 Akan Meluas seperti 1998
Ringkasan
Ketua Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menekankan pentingnya stabilitas politik dan keamanan untuk menjaga iklim investasi dan ekonomi. Ia meminta pengurus Kadin di seluruh Indonesia untuk menjaga keamanan, karena demonstrasi rusuh merugikan pengusaha dan pekerja. Anindya menegaskan bahwa dunia usaha berkepentingan dengan stabilitas politik dan keamanan agar perdagangan, investasi, dan ekonomi daerah tetap berjalan.
Untuk menjaga keamanan, Anindya mengusulkan dialog dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat keamanan, pemuka agama, dan tokoh masyarakat. Kadin juga menyiapkan empat fokus utama untuk meredam potensi kerusuhan saat unjuk rasa, termasuk penguatan komunikasi dan memberikan sinyal positif mengenai program pemerintah. Kadin juga ingin menjadi mitra utama pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi nasional.








