Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Liputan

Bima ‘Hilang’ Usai Demo? Eh, Ketemu Jualan Barongsai di Malang!

badge-check


					Bima ‘Hilang’ Usai Demo? Eh, Ketemu Jualan Barongsai di Malang! Perbesar

JAKARTA, KOMPAS.com – Polda Metro Jaya akhirnya kasih titik terang soal kasus Bima Permana Putra (29), salah satu dari tiga nama yang sebelumnya dinyatakan hilang oleh KontraS sejak akhir Agustus 2025. Update-nya, Bima ditemukan lagi asyik jualan mainan barongsai di sekitar Kelenteng Eng An Kiong, Kota Lama, Kedunglandang, Malang, Jawa Timur, Rabu (17/9/2025) sekitar jam 1 siang.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, timnya udah gercep nyari jejak Bima dari akhir Agustus sampai akhirnya berhasil nemuin dia. Jadi, ke mana aja nih Bima selama ini?

Kronologi Keberadaan Bima Permana Putra: Dari Jakarta ke Malang

28–30 Agustus 2025:

Jadi, sebelum menghilang, Bima ini kerja sebagai staf maintenance peralatan cold storage di gudang penyimpanan ikan punya PT RAS, daerah Penjaringan, Jakarta Utara. “Waktu itu, dia masih tinggal di mes perusahaan,” jelas Ade Ary.

1 September 2025:

Nah, di tanggal ini, Bima cabut dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah, naik motor Honda Aerox kesayangannya. Sampe Tegal, dia langsung nginep di penginapan. Tapi, yang bikin kaget, motornya langsung dijual dengan sistem COD (cash on delivery) di depan hotel seharga Rp 5 juta. Wah, ada apa nih?

2 September 2025:

Besoknya, Bima pesen ojek online buat nganter dia ke Stasiun Tegal. Dari situ, dia lanjut naik kereta api ke Malang, Jawa Timur. Sesampainya di Malang, Bima sempet istirahat dulu di Pom Bensin Mergosono, sebelum akhirnya booking kamar di Java Boutique Hotel lewat aplikasi Traveloka buat nginep dua malam.

5 September 2025:

Check out dari hotel, Bima langsung menuju Kelenteng Eng An Kiong, Kota Lama, Malang. “Di sana, dia mulai jualan barongsai yang dibelinya dari TikTok Shop seharga Rp 400 ribu,” kata Ade Ary. Ternyata, Bima memutuskan untuk jadi juragan barongsai dadakan!

5–16 September 2025:

Selama periode ini, Bima rutin jualan mainan barongsai di sekitar Kelenteng Eng An Kiong. Kalo capek, dia balik lagi ke Pom Bensin Mergosono buat istirahat.

17 September 2025:

Akhirnya, tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil nemuin Bima lagi jualan di depan Kelenteng Eng An Kiong sekitar jam 1 siang. Setelah itu, Bima langsung dibawa ke Jakarta buat penanganan lebih lanjut.

Jadi, gitu deh kronologi perjalanan Bima dari Jakarta sampe akhirnya ditemukan lagi di Malang. Semoga kasus ini bisa jadi pelajaran buat kita semua, ya!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan