Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sepertinya bakal dapat suntikan dana jumbo nih! Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dave Laksono, baru-baru ini mengumumkan bahwa Komisi I telah menerima usulan penambahan anggaran untuk Komdigi sebesar Rp 12,6 triliun. Keputusan ini sekarang tinggal selangkah lagi menuju penetapan resmi dari Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama pemerintah.
Dave Laksono mengungkapkan bahwa permintaan dana yang fantastis ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, Komdigi memang butuh amunisi ekstra mengingat eskalasi hoaks yang makin menjadi-jadi di ruang digital. Ibaratnya, Komdigi itu lagi jadi garda terdepan buat nge-counter sebaran informasi bohong yang kian menggila, sehingga wajar kalau mereka harus mengambil peran sentral untuk menindak fenomena ini. “Penting banget buat Komdigi punya anggaran yang cukup buat nangkal ini semua,” tegas Dave pada Senin, 8 September 2025, setelah rapat tertutup membahas rancangan kerja anggaran bersama Komdigi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, Dave bersama jajaran Komisi I DPR juga sudah mendengarkan langsung paparan mendalam dari Komdigi terkait urgensi penambahan anggaran ini. Salah satu poin yang paling bikin Dave geleng-geleng kepala adalah begitu cepatnya hoaks menyebar di dunia maya. Kata Dave, kalau hal ini dibiarkan begitu saja, dampaknya bisa serius banget, bahkan berpotensi “memberangus” demokrasi di Tanah Air.
Memang, jika dilihat dari pagu indikatif awal, jatah anggaran Komdigi yang ditetapkan sebelumnya hanya sebesar Rp 7,75 triliun. Padahal, Sekretaris Jenderal Komdigi, Ismail, menjelaskan bahwa mereka membutuhkan anggaran untuk tahun 2026 mencapai Rp 20,3 triliun. Jadi, permintaan penambahan senilai Rp 12,6 triliun ini memang sangat krusial, kata Ismail, untuk mendukung kinerja pemerintah di tahun depan secara optimal.
Meski begitu, dalam rapat rancangan kerja anggaran yang digelar hari itu, belum dijelaskan secara gamblang sektor apa saja yang akan menjadi prioritas utama program kerja Komdigi di 2026. Namun, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, sebelumnya pernah membocorkan bahwa ada tiga fokus utama yang menjadi prioritas kementeriannya. Yakni, penguatan infrastruktur digital agar koneksi makin ngebut dan merata, penguatan ekosistem digital yang lebih sehat dan inovatif, serta pengamanan dan pengembangan ruang digital itu sendiri dari berbagai ancaman.
Pilihan Editor: Pemerasan Seksual di Roblox








