Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Liputan

10 Perusahaan Antre IPO, OJK Ungkap Nilai Fantastis!

badge-check


					10 Perusahaan Antre IPO, OJK Ungkap Nilai Fantastis! Perbesar

JAKARTA — Siap-siap para pemburu cuan di pasar modal! Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja memberikan sinyal positif terkait aktivitas Initial Public Offering (IPO). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengungkapkan saat ini ada 10 perusahaan yang sedang mengantre untuk melantai di bursa. Mereka lagi sibuk-sibuknya menjalani proses penelaahan pernyataan pendaftaran di OJK, dengan estimasi nilai emisi yang bikin ngiler, sekitar Rp5,3 triliun!

Inarno menyampaikan kabar gembira ini dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2025 di Jakarta, pada Kamis (4/9/2025) lalu. Meski belum ada informasi yang pasti tentang “IPO lighthouse” yang santer dibicarakan untuk akhir tahun ini atau sektor apa yang bakal jadi primadona, setidaknya ada 10 calon emiten yang sudah terang-terangan menunjukkan niatnya. Ini menunjukkan pasar modal kita masih seksi banget buat para perusahaan yang pengin ekspansi.

Dan jangan kaget kalau angkanya bakal nambah, lho! Inarno menjelaskan, jumlah calon emiten ini berpotensi bertambah seiring rampungnya laporan keuangan periode Juni yang biasanya tuntas paling lambat September. Laporan keuangan “cut off” Juni ini emang jadi dokumen penting banget buat pernyataan pendaftaran, dan biasanya berlaku enam bulan. Artinya, calon emiten punya waktu sampai Desember untuk mendapatkan efektif dari OJK. Jadi, masih ada waktu buat kita menanti kejutan-kejutan selanjutnya!

Biar makin berkualitas dan gak cuma ngejar kuantitas, OJK juga gak main-main soal regulasi. Mereka udah nerbitin POJK Nomor 13 Tahun 2025 yang “maksa” para underwriter buat uji tuntas total sebelum menyampaikan pernyataan pendaftaran ke OJK. Tujuannya jelas, biar calon emiten yang masuk bursa emang bener-bener punya kualitas. Selain itu, OJK juga lagi gencar mengkaji sejumlah aturan penawaran umum. Tujuannya? Apalagi kalau bukan menyederhanakan proses dan menyempurnakan ketentuan biar sesuai sama perkembangan pasar modal yang makin dinamis.

Ngomongin soal duit di pasar modal, angkanya juga bikin melongo! Sampai 29 Agustus 2025, total dana yang berhasil dihimpun udah sentuh Rp167,92 triliun. Kerennya, Rp8,49 triliun di antaranya datang dari 16 emiten baru yang berhasil debut. Selain itu, masih ada 21 pipeline penawaran umum lainnya dengan nilai indikatif mencapai Rp19,07 triliun. Ini mencakup berbagai jenis aksi korporasi, mulai dari IPO, rights issue, efek bersifat utang atau sukuk (EBUS), sampai penawaran umum berkelanjutan (PUB EBUS). Pokoknya, banyak banget peluang investasi yang siap digarap!

Gak cuma duitnya yang nambah, jumlah investor pasar modal di Indonesia juga makin tumpah ruah! Per akhir Agustus 2025, angkanya udah nembus 18,02 juta investor. Ini artinya, ada kenaikan signifikan sebesar 3,15 juta atau 21,18 persen secara year to date (ytd). Melihat antusiasme dan pertumbuhan ini, jelas banget kalau pasar modal kita makin jadi magnet buat banyak orang yang pengin nyari keuntungan dan diversifikasi investasi. Yuk, gas terus!

Ringkasan

OJK mengumumkan ada 10 perusahaan yang sedang dalam proses IPO dengan estimasi nilai emisi mencapai Rp5,3 triliun. Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers RDKB Agustus 2025. Hal ini menandakan pasar modal Indonesia masih menarik bagi perusahaan yang ingin melakukan ekspansi.

Selain itu, OJK juga memperketat regulasi dengan menerbitkan POJK Nomor 13 Tahun 2025 untuk meningkatkan kualitas calon emiten. Sampai 29 Agustus 2025, total dana yang dihimpun di pasar modal mencapai Rp167,92 triliun, dengan Rp8,49 triliun berasal dari 16 emiten baru. Jumlah investor juga meningkat signifikan menjadi 18,02 juta investor.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan