Menu

Mode Gelap
Asah Kreativitas Siswa, SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Praktik Hasta Karya Bahan Lunak Antisipasi DBD, SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Fogging Bersama Puskesmas Wonokusumo Belajar Kepada Adies Kadir SMP PGRI 6 Surabaya Ubah Kelas Jadi Petualangan Digital Lewat Papan Interaktif IFP Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya

Liputan

IHSG Berpotensi Melemah, Disebut Bakal Didominasi Tekanan Jual

badge-check


					IHSG Berpotensi Melemah, Disebut Bakal Didominasi Tekanan Jual Perbesar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (1/10). Pada perdagangan Selasa (30/9) IHSG ditutup melemah 0,77 persen ke level 8.061,06.

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, menilai tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks.

“Resistance IHSG berada di 8.150, pivot di 8.100, dan support di 8.020. Secara teknikal, histogram positif MACD mengecil dan MACD berpotensi mengalami Death Cross, yang didukung oleh tekanan jual yang lebih dominan,” jelas Valdy dalam prediksinya.

IHSG ditutup di bawah level MA5 di sekitar 8.090. Indikator Stochastic RSI mengarah ke arah pivot. Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi cenderung melemah menguji support di 8.000–8.020 pada perdagangan Rabu (1/10),” tambahnya.

Dari sisi eksternal, bursa Asia ditutup mixed pada perdagangan 30 September setelah data PMI manufaktur Tiongkok bulan September tercatat kontraksi enam bulan berturut-turut. Meskipun naik dari bulan sebelumnya dan berada di atas perkiraan pasar.

Investor juga menantikan rilis data ekonomi lain seperti neraca perdagangan dan inflasi September pada 1 Oktober 2025.

“Dari Eropa, inflasi bulan September 2025 diperkirakan naik menjadi 2,2 persen yoy dari 2 persen di Agustus. Core inflation diperkirakan tetap di level 2,3 persen yoy. Dari AS, investor menunggu data ISM Manufacturing PMI September 2025 yang diperkirakan naik tipis ke level 49 dari 48,7 di bulan Agustus, setelah mengalami kontraksi enam bulan berturut-turut,” kata Valdy.

Saham yang direkomendasikan Phintraco untuk perdagangan Rabu (1/10) adalah AMRT, RAJA, RATU, ASRI, dan KRAS.

Sementara itu, Tim Analis MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi. IHSG terkoreksi 0,77 persen ke 8.061 dan masih didominasi oleh tekanan jual, sehingga pergerakan IHSG cenderung konsolidasi dalam jangka pendek.

“Best case (biru), masih terdapat peluang penguatan bagi IHSG untuk membentuk bagian dari wave [iii] ke rentang 8.200–8.246. Namun, pada label hitam, IHSG masih rawan terkoreksi paling tidak untuk menguji 7.894-7.959 dahulu,” tulis tim analis MNC Sekuritas.

Adapun level support IHSG berada di 8.005 dan 7.840, dengan resistance di 8.155 dan 8.192. MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi sejumlah saham untuk perdagangan hari ini yaitu: AMRT, ENRG, HRTA, dan SMGR.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan