Waduh, kabar terbaru nih langsung dari gedung DPR! Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, ngungkap rencana revisi Undang-Undang BUMN yang bikin ngeheboh. Intinya, Kementerian BUMN bakal turun kasta jadi Badan Penyelenggara BUMN. Jadi, nggak bakal merger sama BPI Danantara, ya, tetap jadi entitas sendiri.
“Tetep standalone, gengs! Badan Penyelenggara BUMN, gitu,” tegas Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Nah, kenapa mesti direvisi? Dasco jelasin, selama ini BPI Danantara udah ngambil alih banyak fungsi Kementerian BUMN. Sekarang, Kementerian BUMN cuma jadi regulator pemegang saham Seri A dan ngesahkan Rancangan Peraturan Perusahaan (RPP). Kurang greget, kan?
Makanya, revisi ini jadi solusinya. Selain itu, revisi juga penting buat mengakomodir beberapa putusan Mahkamah Konstitusi terkait BUMN. Misalnya, soal larangan wakil menteri jadi komisaris BUMN. Putusan MK ini bakal masuk dalam revisi UU BUMN.
Oh iya, revisi ini juga mengakomodir aspirasi masyarakat, lho! Banyak banget masukan yang masuk selama proses revisi ini. Jadi, revisi ini udah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.
Targetnya sih, revisi UU BUMN ini rampung sebelum masa sidang DPR ditutup, yaitu sebelum 2 Oktober 2025. DPR udah berusaha semaksimal mungkin buat menyerap aspirasi publik dan menyelesaikan pembahasan revisi ini.
“Pokoknya lagi dibahas, deh! Kita tunggu aja hasil akhirnya nanti,” tutup Dasco.








