Gak ada angin gak ada hujan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau yang akrab disapa Pelindo bikin gebrakan baru dengan merombak total jajaran direksi dan komisarisnya. Nah, yang bikin heboh, ada nama Arief Poyuono, mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang kini resmi menjabat sebagai komisaris. Auto jadi sorotan publik!
Penunjukan Arief Poyuono ini bukan kaleng-kaleng, lho. Resminya sih tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management yang diteken pada 19 September 2025. Eits, selain Arief, ada juga rotasi di kursi direksi yang gak kalah penting. Ada Putut Sri Mulyanto yang dulunya menjabat Direktur Pengelola, sekarang jadi Direktur Operasi. Terus, Boy Robyanto yang tadinya Direktur Investasi geser posisi jadi Direktur Manajemen Risiko. Dan gak ketinggalan, Drajat Sulistyo yang semula Direktur Strategi kini pegang posisi Direktur Komersial. Rotasi besar-besaran, nih!

Gak cuma Arief Poyuono doang yang jadi wajah baru di barisan komisaris. Pelindo juga menunjuk Ilhamsyah, sosok yang dikenal sebagai Ketua Umum Konferensi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), sebagai komisaris independen. Duo komisaris baru ini siap bikin gebrakan, ya kan?
Ngomongin soal Arief Poyuono, siapa sih yang gak kenal? Doi ini dulunya adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang fokus di bidang buruh dan ketenagakerjaan. Tapi, namanya udah gak nongol lagi di kepengurusan periode 2020–2025. Kenapa? Usut punya usut, doi emang sering banget bikin pernyataan yang kontroversial dan bikin gaduh.
Gimana gak kontroversial, beberapa omongannya itu sering banget muji-muji Presiden Joko Widodo. Ini yang bikin internal partai Gerindra ngerasa “kurang sreg” dan dianggap kontraproduktif. Tapi santuy, Arief sendiri ngaku kalau dia gak pernah cabut dari Gerindra. Tetap jadi anggota kok, cuma emang gak di struktur pengurus aja. “Saya sering diskusi dengan Pak Prabowo kalau beliau memerlukan masukan dari saya,” begitu kata Arief ke Tempo Sabtu, 13 April 2024 lalu. Still connected, guys!
Udah bukan rahasia lagi kalau Arief Poyuono ini emang doyan banget curi perhatian publik. Komentar-komentarnya yang blak-blakan selalu jadi omongan. Ingat gak, tahun 2020, doi pernah bilang kalau isu “Jokowi PKI” itu cuma “mainan kelompok tertentu”? Auto bikin heboh dan berbuntut panjang sampai-sampai Arief dipanggil sidang etik sama Majelis Kehormatan Partai Gerindra. Wow!
Setahun kemudian, pas lagi seru-serunya pandemi, Arief bikin geger lagi. Doi terang-terangan dukung Presiden Jokowi buat menjabat tiga periode. Gak cuma itu, dia bahkan bilang siap “menampar” Jokowi biar mau menyelamatkan rakyat Indonesia dari krisis. Emang deh, gaya bahasanya Arief ini gak ada lawan!
Meskipun sering bikin gebrakan, Arief Poyuono ini juga tegas membantah kalau dia pernah berseberangan sama Prabowo. Doi nge-gas kalau soal prinsip membangun negara, dirinya selalu sejalan sama Prabowo. Jadi, gak ada drama musuhan di antara mereka, ya!
Nah, biar banyak yang kritik, Arief punya alasan sendiri. Menurutnya, semua pernyataannya itu justru bentuk dukungan biar Indonesia makin kece. “Kalau pun saya mengkritik, itu hanya bagian dari autokritik kepada partai dan kepada Pak Prabowo, supaya Gerindra lebih demokratis,” jelas Arief. Gimana menurut kalian, guys?
Penulisan artikel ini juga dibantu oleh Yohanes Maharso.
Pilihan editor: Defisit APBN 2026 Naik Demi Program Prioritas Prabowo








