Menu

Mode Gelap
Belajar Kepada Adies Kadir SMP PGRI 6 Surabaya Ubah Kelas Jadi Petualangan Digital Lewat Papan Interaktif IFP Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan

Liputan

Dulu Ogah, Pemain Norwegia Ini Akhirnya Bela Pakistan! Kok Bisa?

badge-check


					Dulu Ogah, Pemain Norwegia Ini Akhirnya Bela Pakistan! Kok Bisa? Perbesar

KlikMojok.com – Drama penolakan panggilan timnas akhirnya berakhir! Etzaz Hussain, gelandang berusia 32 tahun yang namanya cukup dikenal di kancah sepak bola Norwegia, akhirnya resmi memutuskan untuk membela Timnas Pakistan. Padahal, beberapa tahun lalu tawaran ini sempat ia tolak mentah-mentah, lho. Apa yang bikin dia berubah pikiran? Ternyata, ada “angin segar” di tubuh federasi sepak bola Pakistan dan kehadiran sosok pelatih kepala keren asal Peru, Nolberto Solano, jadi kuncinya.

Lahir di Oslo, Norwegia, pada 27 Januari 1993, Hussain memang sempat ngotot menolak panggilan tersebut. Alasannya simpel: dia merasa ada “figur-figur problematik” yang bikin suasana di federasi sepak bola Pakistan kurang kondusif. Jadi, dulu vibe-nya belum cocok, guys.

Nah, beda banget sama sekarang. Ia melihat ada “angin segar” yang berembus kencang di skuad timnas, bikin suasana makin positif. Ditambah lagi, kehadiran Nolberto Solano yang reputasinya udah enggak kaleng-kaleng. Mantan bintang Timnas Peru ini bukan cuma pernah nangkring di Liga Inggris bareng Newcastle United dan West Ham, tapi juga dikenal punya visi yang oke. Makanya, Hussain auto luluh dan mau banget membela negara asal kedua orang tuanya ini.

Akar Keluarga dari Pakistan

Meskipun lahir dan gede di Norwegia, jiwa Pakistan Hussain itu kentel banget, guys! Bayangin aja, ayahnya dari Khairan dan ibunya lahir di Gujrat. Jadi, ikatan emosionalnya sama tanah leluhur itu kuat banget. Ini yang bikin dia makin mantap buat pilih Pakistan setelah lama berpetualangan di lapangan hijau Eropa.

Sebelum mantap ke Pakistan, Hussain juga sempat wara-wiri di level junior Timnas Norwegia, mulai dari U-16 sampai U-23. Sayangnya, pintu buat masuk skuad senior Norwegia enggak pernah terbuka lebar. Nah, di situlah kesempatannya buat akhirnya bilang “iya” ke Timnas Pakistan terbuka lebar. Rezeki memang enggak kemana!

Perjalanan Panjang Karier Klub

Ngomongin karier klubnya, perjalanan Hussain ini panjang banget, guys. Dimulai dari tim junior Langhus di tahun 2009. Eh, enggak lama kemudian, bakatnya udah dicium sama raksasa Liga Inggris, Manchester United! Dia sempat jadi bagian akademi MU dari 2009–2011 sebelum akhirnya balik ke Norwegia buat gabung Valerenga.

Debut seniornya tiba di tahun 2011 bareng Fredrikstad, dengan catatan 32 penampilan dan lima gol. Penampilannya yang solid ini bikin klub papan atas Liga Norwegia, Molde, kepincut. Di sanalah Hussain kayak nemuin “rumah” dan puncaknya di periode pertama (2012–2015), dia ngumpulin 78 laga dan enam gol.

Sempat menjajal petualangan ke luar negeri, Hussain mampir ke Turki bareng Sivasspor di tahun 2016, terus ke Kroasia gabung NK Rudes. Tapi, dua petualangan itu enggak bertahan lama, alias cuma sebentar doang. Akhirnya di 2017, ia balik lagi ke Molde dan stay sampai 2023, dengan torehan bikin melongo: 124 pertandingan dan 22 gol!

Pas 2017, Hussain sempat dipinjamkan ke ODD. Setelah itu, dia kembali menjajal peruntungan di luar negeri lagi, kali ini terbang ke Liga Siprus bareng Apollon Limassol di musim 2023–2024, dengan tujuh penampilan. Sekarang, sejak 2024, ia balik lagi ke ODD di Norwegia dan udah mencatat 38 penampilan.

Jangan salah, Etzaz Hussain ini bukan pemain kaleng-kaleng, lho! Dia punya rekam jejak juara yang mantap jiwa. Bareng Molde, dia berhasil ngumpulin empat gelar Liga Norwegia (2012, 2014, 2019, dan 2022). Belum lagi, ada tiga trofi Norwegian Cup yang dia bantu bawa pulang di tahun 2013, 2014, dan musim 2021–2022.

Pengalaman segudang dan mental juara yang dimiliki Hussain ini bikin Pakistan optimis banget. Kehadirannya diyakini bisa bawa dampak positif dan bikin tim makin jago di lapangan.

Harapan Baru Timnas Pakistan

Timnas Pakistan lagi gaspol banget nih buat bangkit di kancah internasional. Dengan kehadiran pemain diaspora berkualitas kayak Hussain, mereka berharap bisa tampil lebih kompetitif dan enggak gentar lagi di babak kualifikasi regional.

Buat Hussain sendiri, kesempatan ini lebih dari sekadar main bola biasa. Ini adalah “panggilan hati” yang kuat banget buat membela tanah leluhurnya. Auto terharu!

Jadi, dengan gabungnya Etzaz Hussain, lini tengah Pakistan auto makin kuat nih. Para penggemar sepak bola juga udah enggak sabar banget pengen lihat gimana aksi gelandang berpengalaman ini di bawah racikan strategi Nolberto Solano. Bakal seru, sih!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan