
Kabar gembira datang dari Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat! Mereka baru saja menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Tahun Anggaran 2026. Anggaran ini resmi naik dari Rp 40 triliun menjadi Rp 40,145 triliun.

Kenaikan anggaran ini bukan tanpa alasan, lho. Keputusan ini diambil setelah pembahasan intens di Badan Anggaran DPR, yang sepakat ada penambahan dana sebesar Rp 145 miliar untuk Kementan. Artinya, Kementan punya amunisi lebih buat program-programnya!
“Komisi IV DPR RI menyetujui. Komisi akan menyampaikan hasil pembahasan RKA kepada Badan Anggaran sebagai penetapan,” tegas Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, saat rapat bersama perwakilan Kementerian Pertanian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 16 September 2025 lalu. Jadi, ini sudah sah, ya!
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menjelaskan kalau total anggaran Rp 40,145 triliun itu bakal digelontorkan untuk beberapa program penting. Mayoritas, sekitar Rp 23 triliun, akan fokus pada ketersediaan, akses, dan konsumsi pangan berkualitas. Lalu, ada Rp 6,6 triliun buat nilai tambah dan daya saing industri, Rp 747 miliar untuk pendidikan dan pelatihan vokasi, serta Rp 8,9 triliun untuk dukungan manajemen.
Nah, khusus untuk tambahan anggaran Rp 145 miliar tadi, Sudaryono membeberkan detail alokasinya. Dana segar ini bakal dibagi rata untuk tiga program prioritas. Pertama, Rp 54,12 miliar akan dipakai untuk membangun 1.000 unit jalan usaha tani. Kedua, Rp 60,08 miliar untuk pengembangan durian di lahan seluas 4.300 hektare. Dan yang ketiga, Rp 30,08 miliar disiapkan untuk bantuan 92.500 ekor unggas. Semua angka ini tentu punya tujuan besar!
Menurut Sudaryono, pemilihan alokasi anggaran ini bukan sembarangan. Kriterianya sangat sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Intinya, dana ini akan difokuskan pada tugas dan fungsi utama Kementan yang selama ini belum teralokasi dengan optimal. “Dampaknya jelas terasa pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya, optimis.
Perjalanan anggaran Kementerian Pertanian ini sendiri cukup dinamis. Awalnya, dana yang diusulkan untuk tahun depan hanya Rp 26,24 triliun. Angka itu kemudian naik drastis menjadi Rp 40 triliun, hingga akhirnya kini ‘diketok palu’ di angka Rp 40,145 triliun. Jadi, ada peningkatan signifikan demi sektor pertanian kita!
Pilihan Editor: Antisipasi Dampak Bencana Lewat Asuransi Parametrik








