
Tren mobil listrik lagi hype banget nih! Gak cuma yang baru gress, mobil listrik bekas juga banyak yang ngincer. Tapi, jangan asal sikat ya, ada beberapa hal penting yang wajib banget kamu perhatiin biar gak boncos pas beli mobil listrik bekas.

Nah, biar makin jelas, Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, kasih bocoran tips penting nih buat kamu yang lagi kepikiran mau minang kendaraan listrik bekas. Dijamin anti rugi!
“Pertama, perhatikan umur kendaraan. Makin muda tahunnya, makin tinggi juga harga jualnya. Logikanya, mobil yang lebih baru biasanya performanya masih joss dan teknologinya juga udah paling mutakhir,” kata Agung, Sabtu, 13 September 2025. Jadi, kalau budget memungkinkan, incar yang tahunnya mudaan ya!
Selanjutnya, yang gak kalah krusial adalah baterai mobil listrik. Ini dia jantungnya kendaraan listrik! Kamu wajib banget cek kondisi terkini baterai dan gimana sih kriteria garansi baterai yang ditawarkan. Ingat, ini piranti paling penting saat memilih mobil listrik bekas.
“Kapasitas baterai yang lebih besar biasanya punya harga yang lebih tinggi juga, tapi ya imbalannya jarak tempuh mobilnya juga bisa lebih jauh,” ujar Agung. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi jarak tempuhmu sehari-hari.
Lanjut, jarak tempuh kendaraan alias odometer mobil listrik bekas juga jadi perhatian utama, lho. Jangan sampai kamu ketipu sama jarak tempuh yang tidak *real* atau udah dimodifikasi. Pastikan angkanya jujur, ya!
Agung ngejelasin, mobil dengan jarak tempuh tinggi cenderung dijual dengan harga lebih murah. Kenapa? Karena banyak komponennya yang udah aus, otomatis butuh perawatan ekstra dan penggantian suku cadang. Ini bisa bikin biaya tak terduga di kemudian hari.
Makanya, sebisa mungkin cari kendaraan listrik bekas dengan jarak tempuh yang masih tidak terlalu tinggi. Tujuannya, biar kamu gak pusing mikirin biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan nanti. “Sedangkan semakin kecil odometer yang tercatat, berarti mobil tersebut jarang digunakan, sehingga komponennya masih dalam kondisi baik, jadi wajar saja jika harga jualnya lebih mahal,” ungkap dia.
Gak cuma fisik, keaslian dokumen juga penting banget! Kamu harus mengecek semua surat-surat yang dimiliki kendaraan tersebut, mulai dari STNK, BPKB, sampai faktur pembelian. Pastikan semua asli dan lengkap biar aman.
Plus, jangan lupa minta bukti garansi tertulis baterai, ya. Ingat, komponen baterai itu bagian paling mahal dari mobil listrik. Kabar baiknya, garansi baterai biasanya lebih lama dari garansi mobilnya sendiri, jadi pastikan kamu dapat buktinya.
Terakhir, tapi gak kalah penting, adalah cek buku servis. Perawatan baterai dan sistem kelistrikan tegangan tinggi itu butuh teknisi terlatih dan peralatan khusus. Nah, riwayat servis yang lengkap bisa jadi indikasi kalau kesehatan baterai mobil listrik incaranmu itu masih sehat walafiat. Jadi, jangan sampai terlewat!
Pilihan Editor: Mengapa Penjualan Mobil Menjelang Lebaran pun Turun








