Ada kabar gembira nih dari Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto! Doi baru aja ngumumin sederet paket stimulus ekonomi yang bakal digelontorkan sampai akhir tahun 2025. Nah, salah satu yang paling bikin senyum lebar itu adalah potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan buat abang-abang ojek online (ojol) dan para pekerja lepas lainnya. Mantap, kan?
Jadi gini, sebelumnya pemerintah tuh udah pernah kasih potongan iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kehilangan pekerjaan (JKP), serta jaminan kematian (JKM) ke para pekerja di beberapa sektor. Sekarang, giliran para pekerja lepas atau yang biasa kita sebut gig worker kayak ojol ini juga ikutan kecipratan benefitnya. “Itu juga untuk didorong kepada pekerja lepas atau pekerja mitra dalam hal ini ojol,” kata Airlangga saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 12 September 2025.

Yang bikin makin asyik, para gig worker nantinya cuma perlu bayar separuh alias 50 persen dari total iuran. Sisanya? Auto ditanggung pemerintah! “Nah ini kita akan dorong juga yang pemerintah kemarin memberikan bantuan untuk 50 persen bayarnya,” jelasnya. Tenang, detail teknis buat pemotongan biaya perlindungan pekerja ini lagi digodok pemerintah kok. “Nanti teknisnya kita sedang siapkan,” ujar Airlangga. Jadi tinggal tunggu tanggal mainnya aja ya!
Eh, ngomongin soal stimulus ekonomi, sebelumnya pemerintah juga udah ngeluncurin diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 50 persen. Di kuartal II-2025 lalu, diskon ini udah dinikmati sama sekitar 2,7 juta pekerja di enam subsektor industri padat karya selama enam bulan. Gas pol banget bantuannya!
Dan gak cuma sampai situ aja, guys. Di sisa tahun 2025 ini, pemerintah bakal terus lanjutin kucuran stimulus tersebut buat bantu para pekerja. Plus, ada paket ekonomi lain juga yang lagi disiapin buat nge-boost pertumbuhan ekonomi kita tahun ini. Sat set, biar ekonomi makin ngebut!
Pemerintah juga lagi memperluas keringanan pajak, atau yang dikenal sebagai pajak ditanggung pemerintah (DTP), yang tadinya cuma buat industri padat karya. Ke depannya, insentif pajak ini bakal didorong buat sektor-sektor lain juga. Belum lagi, bantuan pangan juga bakal dilanjutin selama tiga bulan ke depan. Komplit banget deh paketnya buat bantu masyarakat dan dongkrak ekonomi!
Pilihan Editor: Kontradiksi APBN: Anggaran DPR Naik, Dana Daerah Turun








