Menu

Mode Gelap
MPLS Ramah 2026, SMP PGRI 6 Surabaya Tegaskan Sekolah sebagai Rumah Kedua yang Aman Al Uswah Surabaya Bagikan 2.700 Paket Daging Kurban Iduladha Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting Panduan Lengkap Tambah PTK Dapodik 2026 Lowongan Guru Terbaru di SMP PGRI 1 Surabaya Idul Adha 1447 H: Yayasan Ar Rahmah Sembelih 6 Sapi dan 21 Kambing

Berita Terkini

Pay Later Menggila: Utang Masyarakat di Bank Tembus Rp 24 Triliun!

badge-check


					Pay Later Menggila: Utang Masyarakat di Bank Tembus Rp 24 Triliun! Perbesar

Siapa di sini yang udah enggak asing lagi sama fitur buy now pay later atau BNPL? Layanan cicilan tanpa kartu kredit yang bikin belanja makin gampang ini ternyata lagi jadi sorotan utama, terutama buat OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Gimana enggak, laporan terbaru menunjukkan kalau utang masyarakat di layanan BNPL perbankan lagi ngegas banget peningkatannya!

Menurut data dari OJK, per Juli 2025, total kredit pay later yang disalurkan oleh bank-bank sudah mencapai angka fantastis, yaitu Rp 24,05 triliun. Angka ini jelas melonjak dibanding bulan sebelumnya, Juni 2025, yang “hanya” Rp 22,99 triliun. Ngeri-ngeri sedap, kan? Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, yang pernyataannya dikutip Sabtu, 6 September 2025, bahkan menyebut kalau porsi kredit BNPL perbankan ini mencapai 0,30 persen dari total seluruh kredit perbankan, dan pertumbuhannya tercatat tinggi secara tahunan. Coba bayangin, bulan sebelumnya porsinya masih di 0,28 persen!

Enggak cuma nominal uangnya aja yang naik, jumlah akunnya juga ikutan bejibun. Data dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mengungkapkan bahwa per Juli 2025, jumlah rekening pay later di sektor perbankan sudah menembus 28,25 juta. Angka ini pastinya bikin kita geleng-geleng kepala. Untuk perbandingan, pada Mei jumlah rekening tercatat 26,96 juta, lalu di Juni angkanya sedikit bergeser ke 24,79 juta, sebelum akhirnya melesat lagi di Juli. Ini menunjukkan kalau makin banyak banget orang yang nyobain kemudahan pay later.

Eits, jangan salah, tren peningkatan kredit buy now pay later ini enggak cuma ada di bank doang, lho. Perusahaan pembiayaan atau multifinance juga ikutan panen. Berdasarkan data SLIK, pembiayaan pay later di multifinance per Juli 2025 sudah menyentuh angka Rp 8,81 triliun. Angka ini makin ciamik dengan pertumbuhan sebesar 56,74 persen secara tahunan di Juli 2025. Kerennya lagi, bulan sebelumnya, penyaluran pay later di multifinance juga sudah tumbuh tinggi di angka 55,75 persen. Intinya, utang masyarakat melalui jalur BNPL ini lagi on fire banget, baik di bank maupun multifinance!

Pilihan Editor: Sumber Masalah Protes Publik Terhadap Kebijakan Anggaran Sri Mulyani

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Prabowo Beli Sapi Kurban dengan APBN, Gerindra: Sah dan Tidak Melanggar Hukum

27 Mei 2026 - 15:43 WIB

Mengenang Maria Bernadeth, Istri Pendiri Kompas Gramedia yang Berpulang

27 Mei 2026 - 10:14 WIB

Puncak Haji di Padang Arafah: 1,6 Juta Jemaah Berkumpul dalam Kekhusyukan

26 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ribuan Murid SD dan SMP Raih Nilai TKA Sempurna di Bahasa Indonesia

26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Terkini