Menu

Mode Gelap
Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai JSIT Bojonegoro Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pendidikan Hari Kedua TKA, Siswa SMP PGRI 6 Surabaya Tersenyum Usai Ujian Bahasa Indonesia Menaklukkan Matematika di Hari Pertama TKA, Ini Perjuangan Siswa SMP PGRI 6 Surabaya

Liputan

Pertalite Ditinggalkan: Konsumsi BBM Subsidi Melonjak 1,4 Juta KL!

badge-check


					Pertalite Ditinggalkan: Konsumsi BBM Subsidi Melonjak 1,4 Juta KL! Perbesar

Drama perbensinan lagi seru nih! Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, baru-baru ini buka suara soal fenomena unik di kalangan konsumen. Katanya, ada pergeseran alias shifting yang cukup signifikan dari para pengguna BBM bersubsidi ke BBM nonsubsidi.

“Terjadi shifting, yang tadinya dari subsidi Pertalite, itu menjadi (konsumen BBM) non-subsidi. Menurut hitungan kami, shifting itu terjadi sekitar 1,4 juta KL (kiloliter),” begitu kata Yuliot usai menghadiri Rapat Kerja Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu, 3 September 2025. Bayangkan aja, angka 1,4 juta kiloliter itu bukan main-main!

<pNah, rupanya, perubahan pola konsumsi ini ada sebabnya. Menurut Yuliot, biang keroknya adalah pemberlakuan pembelian Pertalite yang kini wajib pakai QR Code. Aturan ini sebetulnya punya niat mulia: pemerintah mau memastikan subsidi yang digelontorkan itu tepat sasaran, enggak salah alamat.

<pAkan tetapi, Yuliot punya pandangan lain. Peraturan QR Code ini justru yang bikin BBM dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta makin diminati. “Dari subsidi ke nonsubsidi juga yang menyebabkan ada peningkatan permintaan untuk badan usaha swasta,” tambahnya, menjelaskan efek domino dari kebijakan tersebut.

<pImbasnya, sejumlah jaringan SPBU swasta, khususnya di Jakarta, lagi mengalami kelangkaan BBM sejak pertengahan Agustus lalu. Sebut saja SPBU Shell dan BP-AKR, yang tiba-tiba enggak menjual beberapa jenis BBM untuk jangka waktu yang belum jelas. Bikin pusing kepala, kan?

<pUntuk mengatasi kondisi ini, Yuliot memastikan pemerintah enggak tinggal diam. Kementerian ESDM akan segera menggelar rapat bareng Pertamina dan seluruh pengelola SPBU swasta. “Sudah ada arahan kepada Dirjen Migas untuk segera mengumpulkan. Ini segera dirapatkan antara Pertamina sama badan usaha yang memerlukan impor,” ucap Yuliot dengan tegas, menandakan urgensi permasalahan ini.

<pKementerian ESDM sendiri punya misi khusus: berupaya keras menyelaraskan kebutuhan impor BBM dari pengelola SPBU swasta dengan Pertamina. Kenapa? Karena urusan impor BBM ini punya kaitan erat dengan neraca perdagangan Indonesia yang krusial bagi ekonomi negara.

<pEnggak perlu khawatir, Kementerian ESDM sudah pegang data akurat soal jumlah impor BBM, baik oleh Pertamina maupun masing-masing SPBU swasta. “Kami juga memperhatikan neraca komoditas. Jangan sampai neraca komoditas yang sudah disepakati itu ada kelebihan,” pungkas Yuliot, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam pasokan dan permintaan.

Pilihan Editor: Penyebab Pasokan Bensin di SPBU Swasta Seret

Ringkasan

Terjadi pergeseran konsumsi BBM dari Pertalite bersubsidi ke BBM nonsubsidi sebesar 1,4 juta kiloliter. Hal ini disebabkan oleh pemberlakuan pembelian Pertalite menggunakan QR Code yang mendorong konsumen beralih ke SPBU swasta.

Akibatnya, beberapa SPBU swasta di Jakarta mengalami kelangkaan BBM. Kementerian ESDM akan segera mengadakan rapat dengan Pertamina dan pengelola SPBU swasta untuk menyelaraskan kebutuhan impor BBM dan menjaga neraca komoditas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rural Class SMAIT Insan Cemerlang Bondowoso: Empowering Character Building

23 Januari 2026 - 21:30 WIB

34 Guru TIK Surabaya Utara Disiapkan Hadapi Era Digital, Kelas Kini Lebih Berkualitas

22 Januari 2026 - 21:15 WIB

Dorong Pendidikan Vokasi, JSIT Jatim Kunjungi BPVP Sidoarjo

22 Januari 2026 - 12:26 WIB

Silaturahmi di Tepi Laut, Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Siap Hadapi Tantangan Pendidikan

20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Coach Feri INALEAD Bekali Guru SIT Ponorogo tentang Kepemimpinan dan Personal Growth

19 Januari 2026 - 13:45 WIB

Trending di Liputan