
Jakarta, Geger! Rumah Ahmad Sahroni, yang kita kenal sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR sebelum akhirnya pindah tugas ke Komisi I, jadi sasaran penjarahan massa. Insiden ini terjadi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu sore, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 17.30 WIB. Yang bikin makin ramai, hingga saat ini, belum ada satu pun terduga pelaku yang berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara.

“Hingga saat ini belum ada yang diamankan,” tegas Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, saat dihubungi Tempo pada Senin, 1 September 2025. Polisi sendiri, menurutnya, masih terus berfokus pada penyelidikan intensif. FYI aja, rumah Ahmad Sahroni yang jadi kader Partai NasDem ini berlokasi persis di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dari pantauan tim Tempo di lokasi, kejadiannya memang cukup bikin geleng-geleng. Sejumlah warga terlihat santai banget masuk ke dalam rumah mantan Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut dan menjarah berbagai barang. Bukan cuma satu dua, tapi banyak! Mulai dari kasur empuk, bantal, kulkas, mesin cuci, lemari, hingga perabot rumah tangga lainnya secara bergantian diangkut keluar rumah.
Parahnya lagi, massa juga nggak cuma ambil perabot. Barang-barang berharga seperti jam tangan mewah, simulator, tas, sampai ikat pinggang bermerek terkenal ikut raib. Bahkan, surat-surat penting seperti kartu keluarga (KK) dan ijazah pun nggak luput dari sasaran warga yang masuk rumah. Duh, ini sih parah banget!
Mobil Lexus hitam milik Ahmad Sahroni pun jadi korban keganasan massa. Mobil mewah itu dihancurkan, menyisakan pecahan kaca yang berserakan di area garasi rumah Sahroni. Suasana di sana sempat tegang dan kacau.
Untungnya, sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) langsung sigap hadir di lokasi untuk berjaga. Menjelang malam, mereka dengan persuasif meminta warga untuk membubarkan diri. “Sudah maghrib, ayo salat dulu,” ujar salah seorang personel, mencoba menenangkan suasana. Personel TNI itu juga sempat mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran rumah Sahroni, mengingat lokasinya yang berada di tengah permukiman padat penduduk. “Jangan ada bakar-bakar ya, jangan,” katanya tegas.
Sebagai konteks tambahan, nama Ahmad Sahroni memang belakangan ini lagi jadi buah bibir publik. Hal ini bermula dari tanggapannya yang cukup kontroversial terkait wacana pembubaran lembaga legislatif. Legislator dari Partai NasDem ini nge-gas banget, menyebut kritik yang meminta pembubaran DPR sebagai sesuatu yang berlebihan, bahkan melabeli pihak yang menggaungkan wacana tersebut sebagai “orang tolol.”
Nggak cuma sampai di situ drama Sahroni. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem akhirnya mengambil langkah tegas. Per 1 September 2025, Ahmad Sahroni dinonaktifkan dari jabatannya sebagai anggota DPR Fraksi NasDem. Keputusan penting ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, melalui keterangan tertulisnya pada Ahad, 30 Agustus 2025. Jadi, penjarahan ini terjadi di tengah “badai” yang melanda Sahroni secara politik.
Eka Yudha Saputra dan Oyuk Ivani Siagian berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Seberapa Jauh Yaqut Cholil Qoumas Terlibat Korupsi Haji
Ringkasan
Rumah Ahmad Sahroni, mantan Wakil Ketua Komisi III DPR, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Berbagai barang, mulai dari perabot rumah tangga hingga barang berharga dan surat penting, dijarah. Mobil Lexus milik Sahroni juga dirusak.
Hingga 1 September 2025, belum ada pelaku yang diamankan oleh polisi meskipun penyelidikan intensif sedang berlangsung. Kejadian ini terjadi setelah Sahroni dinonaktifkan dari jabatannya sebagai anggota DPR Fraksi NasDem akibat tanggapannya yang kontroversial terkait wacana pembubaran DPR.








