KLIKMOJOK – Suasana Selasa pagi (9/9) terasa berbeda bagi siswa kelas 3 SD IT Insan Permata Bojonegoro. Mereka mengikuti kegiatan integral learning bertema “Batikku, Identitasku”, dengan agenda belajar membatik langsung dari ahlinya.
Sekitar pukul 08.00 WIB, rombongan siswa berangkat ke Rumah Batik Latansa. Setibanya di sana, anak-anak disambut hangat oleh pemiliknya, Ibu Sischa Widiastutik.

Kenalan dengan Batik
Sebelum praktik, Ibu Sischa bercerita tentang sejarah batik dan beragam motif yang ada di Indonesia. Anak-anak mendengarkan dengan penuh rasa ingin tahu. Dari situ, mereka paham bahwa batik bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang sudah mendunia.
Setelah penjelasan, siswa mendapat kain putih dan pewarna. Ada yang mulai mewarnai, ada pula yang mencoba teknik cap. Tak sedikit baju mereka belepotan warna, tapi wajah-wajah ceria tak bisa disembunyikan.
Mereka juga diajarkan cara mencelup kain ke dalam pewarna batik, lalu menjemurnya hingga kering.
Outbond Bikin Tambah Seru
Tak hanya membatik, kegiatan ditutup dengan permainan outbond seperti estafet karet dan estafet sarung. Gelak tawa dan sorak semangat terdengar riuh, membuat suasana makin meriah.
Bagi siswa-siswi kelas 3, hari itu jadi pengalaman tak terlupakan. Mereka bukan hanya belajar keterampilan baru, tapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak dini.













